Syarat dan Cara Pengajuan KUR BNI 2025: Bunga Ringan, Tanpa Agunan, dan Proses Cepat

Bagikan :
Ilustrasi Syarat dan Cara Pengajuan KUR BNI 2025: Bunga Ringan, Tanpa Agunan, dan Proses Cepat/Unsplash

JOGJA BERKABAR – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2025 hadir dengan bunga rendah, tanpa agunan tambahan, dan proses pencairan yang lebih cepat. Simak syarat, ketentuan, serta langkah pengajuannya berikut ini.

 

Pada tahun 2025, Bank Negara Indonesia (BNI) kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai bagian dari komitmen mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Melalui program ini, BNI menawarkan kemudahan akses permodalan dengan bunga rendah, proses cepat, serta tanpa keharusan memberikan agunan tambahan.

Program KUR BNI terbukti menjadi solusi efektif bagi pelaku usaha yang ingin memperluas bisnis atau meningkatkan kapasitas produksi tanpa terbebani syarat yang rumit.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah, skema kredit ini dirancang agar lebih inklusif, terutama bagi pelaku usaha kecil yang belum memiliki jaminan fisik seperti sertifikat tanah atau kendaraan.

Keunggulan KUR BNI 2025

Salah satu daya tarik utama dari KUR BNI tahun ini adalah suku bunga ringan yang hanya 6 persen per tahun. Angka ini berlaku untuk seluruh jenis KUR, baik kategori mikro, kecil, maupun TKI. Selain itu, BNI tidak mensyaratkan agunan tambahan untuk pinjaman hingga batas tertentu, sehingga lebih memudahkan masyarakat yang baru merintis usaha.

Keunggulan lain yang patut dicatat adalah proses pengajuan yang lebih efisien. Dengan digitalisasi sistem perbankan, calon debitur kini dapat melakukan sebagian besar tahapan administrasi melalui layanan daring (online) tanpa perlu antre di kantor cabang.

Syarat Pengajuan KUR BNI 2025

BNI menetapkan sejumlah persyaratan agar calon penerima KUR memenuhi kriteria kelayakan, antara lain:

  1. Warga Negara Indonesia berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  2. Memiliki usaha aktif yang telah berjalan minimal enam bulan.
  3. Tidak sedang menerima fasilitas kredit produktif dari bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau KKB.
  4. Menyerahkan dokumen identitas lengkap, termasuk Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, serta Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha dari kelurahan.
  5. Lolos penilaian kelayakan usaha berdasarkan hasil survei dari pihak bank.

Cara Mengajukan KUR BNI 2025

BNI memberikan dua opsi pengajuan KUR, yakni secara online dan langsung di kantor cabang. Berikut langkah-langkahnya:

1. Pengajuan Online

  • Akses laman resmi https://bnm.co.id/kur-bni atau aplikasi BNI Move.
  • Lengkapi formulir pengajuan dengan data diri, informasi usaha, serta kebutuhan pembiayaan.
  • Unggah dokumen yang diperlukan sesuai instruksi.
  • Setelah data terkirim, pihak BNI akan melakukan verifikasi dan survei kelayakan usaha.
  • Jika disetujui, dana akan segera dicairkan ke rekening nasabah.

2. Pengajuan di Kantor Cabang

  • Datang ke kantor cabang BNI terdekat dengan membawa dokumen persyaratan.
  • Petugas akan membantu proses pengisian formulir dan menjelaskan ketentuan pinjaman.
  • Setelah proses analisis selesai, nasabah akan diberitahu hasil pengajuan dan jadwal pencairan dana.

Jenis dan Plafon KUR BNI 2025

BNI menyediakan tiga jenis fasilitas KUR, yaitu:

  • KUR Mikro: Pinjaman hingga Rp50 juta dengan tenor maksimal 3 tahun untuk modal kerja atau 5 tahun untuk investasi.
  • KUR Kecil: Pinjaman di atas Rp50 juta hingga Rp500 juta untuk usaha yang sudah berkembang.
  • KUR TKI: Pembiayaan khusus bagi pekerja migran Indonesia yang akan berangkat ke luar negeri, dengan plafon maksimal Rp25 juta.

Seluruh jenis KUR BNI memiliki sistem cicilan tetap setiap bulan dengan bunga flat, sehingga nasabah dapat mengatur keuangan usahanya secara lebih terencana.

***

Berita Terkini