SOS Children’s Village Yogyakarta Adakan Workshop Olahraga untuk Pembangunan di Goa Rancang

Bagikan :

Gunungkidul, Minggu 26 Mei 2024 – SOS Children’s Village Yogyakarta Tahun 2024 ini berkomitmen Bersama Adidas Pemberdayaan para Stakeholdre khususnya Karangtaruna dan PKK Kalurahan hingga padukuhan melalui Olahraga Untuk Pembangunan (S4D-Program Sport For Developmen) di 10 Kalurahan Dampingan.

Manager Program Penguatan Keluarga Dede Apriyanto mengatakan, Kehadiran Program S4D ini menjadi salahsatu bentuk kepedulian Lembaga kami terhadap perubahan gaya hidup anak-anak dan perilaku sosial yang mulai tergerus dan hilang dengan adanya Handphone. Tidak untuk mengamini bahwa HP menjadi kebutuhan Primer, namun tujuan kami mempelajari ketrampilan hidup yang penting untuk pengembangan personal, mempromosikan perubahan sosial yang positif, memberdayakan individu dengan mendorong rasa percaya diri, dan memberikan kesempatan anak anak untuk memimpin, olehkarena itu disetiap akhir sesi kami memiliki Refleksi dan mengkaitan yang telah dilakukan dengan kehidupan sehari-hari sehingga S4D dapat membantu mengembangkan ketrampilan hidup dan personal sosial anak-anak.

Workshop ini adalah rangkaian dari salahsatu agenda yang akan dilakukan di 10 lokasi dampingan, dan pada saatnya nanti para stakeholder inilah yang akan memberikan pendampinganya langsung kepada anak-anak yang berada di kalurahanya, khsusunya saat ini di kalurahan bleberan dalam pelatihan ini mengundang 25 stakeholder dari berbagai unsur mulai dari kalurahan sampai padukuhan.

Dipilihnya Goa Ngrancang sebagai lokasi pelatihan hasil dari diskusi dan masukan Pihak kalurahan yang sangat mendukung penuh dengan adanya program ini serta dapat menjadi media promosi wisata menuju ramah anak dan diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi program Pembangunan di kalurahan bleberan khsusunya untjuk anak-anak dampingan kami, dan umumnya untuk anak-anak di bleberan ujar Surya arif selaku pendamping wilayah bleberan.

Menurut bapak indardi selaku carik kalurahan bleberan dan juga terlibat aktif dalam kegiatan ini, mengatakan bahwa selama ini olahraga ya hanya olahraga saja, kami baru mengetahui adanya pengembangan olahraga berbasis Pembangunan, baik karakter maupun pengembangan ketrampilan hidup, ini menjadi menarik karena dikemas dalam bentuk permainan dolanan jawa yang saat ini mulai hilang, unsur unsur penambahan nilai-nilai yang diambil juga sangat relefan dengan kondisi anak-anak saat ini, sehingga program ini sangat cocok diterapkan.

Dipilihnya dolanan jawa dalam Workshop Olahraga untuk Pembangunan dilatarbelakangi karena SOS Childrens Village berada di daerah Istimewa Yogyakarta yang mana banyak keluhan, tantangan dari Masyarakat khususnya ibu-ibu terkait dolanan anak atau budaya jawa. SOS ikut mengambil bagian penting ini menjadi salahsatu penggerak dan sedikit memberikan berkontribusinya melalui Olahraga. Dan mempromosikan bahwa Olahraga tidak hanya tentang cabang nya, tidak hanya tentang prestasinya saja, namun olahraga adalah miliki semua elemen, semua usia dan semua bisa melakukan.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Bapak Lurah kalurahan bleberan dalam sambutanya membuka acara workshop ini, beliau menyampaikan rasa Syukur dan terimakasih yang tak terhingga atas dukungan kegiatan dan sengkuyungnya di 4 padukuhan selama ini, bahkan sejak 2023 lalu mulai melakukan kegiatan penguatan di Tingkat kalurahan untuk stakeholder dan ibu-ibu penggerak dalam kegiatan pengasuhan. Mudah-mudahan kedepan aka nada banyak yang bisa dilakukan Bersama-sama pemerintah kalurahan bleberan untuk menjawab tantangan Masyarakat saat ini.

Dita selaku PIC program S4D ini berharap bahwa program ini dapat mengubah mindset kebanyakan orang dan mengambil hal-hal yang sangat positif dari olahraga, olahraga dapat mengubah sisi sosial dan ketrampilan hidup anak, dan S4D dapat menjadi bagian penting di Masyarakat untuk Pembangunan dengan kemasan yang menarik, ringan, menyenangkan dan membawa kebahagiaan bagi yang melakukan.

Berita Terkini