Serunya Berburu Takjil di Kawasan Malioboro Jogja Saat Ramadan dengan Banyak Pilihan Jajanan Murah

Bagikan :
Takjil Enak dan Ramah di Kantong Bisa Kamu Temukan di Kawasan Malioboro Jogja Saat Sore Hari

JOGJA BERKABAR – Kalau bicara soal berburu takjil di Jogjakarta, salah satu sudut yang selalu ramai saat Ramadan adalah kawasan Malioboro.

Tempat ini bukan cuma terkenal sebagai pusat wisata dan belanja, tapi juga jadi titik favorit cari makanan berbuka. Suasananya hidup. Pilihannya banyak.

Menjelang sore, deretan pedagang mulai memenuhi sisi jalan dan area sekitar trotoar. Aroma gorengan langsung tercium begitu melintas.

Orang-orang berjalan santai sambil melihat-lihat dagangan. Ada yang datang bersama teman. Ada juga yang sengaja mampir sepulang kerja.

Di sudut Malioboro ini, kamu bisa menemukan beragam takjil dengan harga yang masih ramah di kantong. Mulai dari yang manis sampai yang gurih, semuanya tersedia. Tinggal pilih sesuai selera.

Beberapa jajanan yang sering diburu antara lain:

  • Kolak pisang dan kolak ubi dengan kuah santan hangat.
  • Es buah segar dengan sirup merah dan potongan melon, semangka, serta nata de coco.
  • Gorengan seperti bakwan, tahu isi, tempe mendoan, dan risoles.
  • Kue tradisional seperti klepon, lupis, dan cenil dengan taburan kelapa parut.
  • Sate usus dan aneka baceman khas angkringan.

Pilihan minumannya juga tidak kalah menarik. Ada es dawet, es campur, sampai teh hangat dan wedang jahe.

Kalau ingin yang sederhana, banyak angkringan buka menjelang magrib. Suasananya santai. Duduk lesehan pun terasa nyaman.

Yang bikin Malioboro spesial bukan cuma makanannya. Pemandangannya juga beda. Sambil menunggu waktu berbuka, kamu bisa menikmati suasana jalan yang penuh lampu dan lalu lalang wisatawan. Terkadang ada musisi jalanan yang ikut meramaikan suasana. Jadi tidak terasa bosan.

Lokasinya juga mudah dijangkau dari berbagai arah. Baik naik motor, mobil, maupun transportasi umum. Tinggal atur waktu supaya tidak terlalu mepet magrib, karena biasanya makin sore makin padat.

Harga takjil di kawasan ini bervariasi. Banyak yang dijual mulai dari lima ribuan. Jadi tidak perlu khawatir soal budget. Kamu bisa beli beberapa jenis sekaligus untuk dibawa pulang atau dimakan di tempat.

Meski ramai, suasananya tetap terasa hangat. Penjual dan pembeli saling menyapa. Transaksinya cepat. Setelah itu, semua kembali sibuk menunggu adzan berkumandang.

Berburu takjil di sudut Malioboro saat Ramadan bukan cuma soal makanan. Ini soal suasana. Tentang momen sore yang penuh warna sebelum berbuka.

Kalau sedang di Jogja dan ingin cari tempat yang lengkap, ramai, dan banyak pilihan, kawasan ini selalu jadi tujuan yang menarik.***

Berita Terkini