Rencana Diskon Tarif Tol Natal 2025 dan Tahun Baru 2026: Daftar Ruas, Periode Berlaku, serta Perkiraan Besarannya

Bagikan :
Ilustrasi Rencana Diskon Tarif Tol Natal 2025 dan Tahun Baru 2026: Daftar Ruas, Periode Berlaku, serta Perkiraan Besarannya/Unsplash

JOGJA BERKABAR – Pemerintah bersama PT Hutama Karya dan sejumlah Badan Usaha Jalan Tol menyiapkan diskon tarif tol untuk libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Potongan harga diperkirakan berada pada kisaran 10 hingga 20 persen di sejumlah ruas strategis. Simak penjelasan lengkapnya.

Menjelang libur panjang akhir tahun, pemerintah bersama sejumlah operator jalan tol mulai menyiapkan kebijakan khusus untuk membantu meringankan biaya perjalanan masyarakat. Salah satu langkah yang kembali dihadirkan adalah program diskon tarif tol untuk periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

PT Hutama Karya (Persero), selaku salah satu Badan Usaha Milik Negara pengelola jalan tol, memastikan bahwa pemberian potongan tarif merupakan bentuk kontribusi bagi masyarakat yang melakukan mobilitas tinggi pada masa liburan. Menurut Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, diskon ini diharapkan dapat menyeimbangkan tingginya pengeluaran masyarakat selama periode libur.

Mardiansyah menjelaskan bahwa momen Natal dan Tahun Baru identik dengan tingginya arus mudik, perjalanan wisata, hingga kegiatan keluarga lainnya. Kondisi tersebut biasanya membuat biaya perjalanan meningkat. Dengan adanya potongan tarif tol, masyarakat diharapkan merasakan manfaat langsung ketika melewati ruas-ruas yang dikelola BUMN.

Walaupun demikian, Mardiansyah belum dapat menyebutkan berapa persen tarif yang akan dipotong maupun ruas mana saja yang akan menerapkan diskon. Menurutnya, semua usulan harus melewati proses kajian serta mendapatkan persetujuan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum. Ia memastikan bahwa penentuan potongan harus tetap memperhitungkan kondisi keuangan perusahaan agar tidak mengganggu keberlanjutan operasional.

Hutama Karya menyebutkan ada enam ruas tol yang sedang diusulkan untuk mendapatkan diskon pada periode Nataru 2025/2026. Namun daftar lengkap ruasnya belum dipublikasikan dan akan diumumkan setelah regulator meninjau seluruh usulan.

Pemerintah Mengonfirmasi Potongan Tarif Tol di 26 Ruas Jalan

Dari sisi pemerintah pusat, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa kebijakan diskon tarif tol akan kembali diberlakukan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dalam keterangan resminya, Airlangga menyebut bahwa rentang diskon akan berada pada kisaran 10 hingga 20 persen, bergantung pada kemampuan masing-masing badan usaha jalan tol.

Menurut Airlangga, total 26 ruas jalan tol akan masuk ke dalam program tersebut. Pembagian ruasnya mencakup:

  • 2 ruas di wilayah Jabodetabek
  • 9 ruas Trans Jawa
  • 3 ruas Non Jawa
  • 12 ruas Trans Sumatera

Diskon tarif tol akan diberlakukan secara terbatas, yaitu selama tiga hari, pada tanggal 22, 23, dan 31 Desember 2025. Pemilihan tanggal ini didasarkan pada prediksi puncak perjalanan yang biasanya terjadi sebelum perayaan Natal dan menjelang pergantian tahun.

Airlangga menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya bertujuan memberi keringanan biaya perjalanan bagi masyarakat, tetapi juga mendukung peningkatan mobilitas wisatawan domestik. Pada Desember 2025, pergerakan wisatawan dalam negeri diperkirakan mencapai 100 juta perjalanan, sementara kunjungan wisatawan mancanegara diproyeksikan menyentuh angka 1,3 juta.

Pergerakan besar tersebut diharapkan mampu memicu peningkatan konsumsi daerah serta memperkuat roda perekonomian nasional menjelang penutupan tahun.

BPJT: Besaran Diskon Akan Diumumkan Setelah Rapat Kerja dengan DPR

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol menambahkan bahwa usulan diskon tarif tol sedang difinalisasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum. Menurutnya, sejumlah operator jalan tol sudah mengajukan potongan tarif yang besarnya bervariasi, mulai dari 10 persen hingga 20 persen, sesuai kemampuan masing-masing perusahaan.

Rincian ruas tol penerima potongan baru akan diumumkan setelah Kementerian Pekerjaan Umum melakukan rapat kerja dengan Komisi V DPR RI pada tanggal 2 Desember 2025.

Meski belum menyebutkan lokasi secara spesifik, BPJT mengungkapkan bahwa jumlah ruas yang akan menerima diskon tahun ini kemungkinan lebih banyak dibandingkan periode Nataru sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada libur Natal dan Tahun Baru 2024–2025, pemerintah bersama operator jalan tol memberikan diskon sebesar 10 persen pada sejumlah ruas tertentu dengan tujuan mengurai kepadatan lalu lintas. Program tersebut dinilai berhasil mengurangi beban biaya perjalanan sekaligus membantu distribusi kendaraan pada puncak arus mudik.

Prediksi Pemerintah dan Dampaknya terhadap Mobilitas Masyarakat

Diskon tarif tol menjadi salah satu instrumen yang digunakan pemerintah untuk mengelola arus perjalanan yang meningkat drastis pada akhir tahun. Dengan adanya potongan harga, masyarakat diharapkan bisa merencanakan perjalanan lebih nyaman tanpa khawatir akan lonjakan biaya.

Secara makro, kebijakan ini juga mendukung pemulihan ekonomi melalui peningkatan aktivitas wisata, konsumsi daerah, serta pergerakan logistik selama periode liburan.

Sementara itu, kementerian terkait bersama seluruh Badan Usaha Jalan Tol akan terus memperbarui informasi mengenai penerapan diskon, termasuk ruas mana saja yang resmi menerima potongan tarif dan berapa besarannya.

Program diskon tarif tol untuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sedang dirampungkan oleh pemerintah, BPJT, dan operator jalan tol.

Diskon diperkirakan berada pada rentang 10–20 persen, berlaku pada 22, 23, dan 31 Desember 2025, dan mencakup 26 ruas tol di berbagai wilayah Indonesia. Informasi lengkap mengenai besaran diskon dan daftar ruas akan diumumkan setelah proses kajian dan rapat bersama DPR RI selesai dilakukan.***

Berita Terkini