
SIDOREJO, PONJONG – Di tengah sorotan publik atas polemik seleksi pamong, Pemerintah Kalurahan Sidorejo akhirnya melantik tiga dukuh baru pada Senin (14/7/2025). Pelantikan yang digelar di balai kalurahan itu menjadi jawaban tegas atas isu miring yang sempat mewarnai proses ujian dan seleksi pamong beberapa waktu lalu.
Lurah Sidorejo, Sidiq Nur Safi’i, memimpin langsung pengambilan sumpah janji jabatan terhadap tiga pamong yang dilantik, yakni Nasrudin Ahmad Sholeh sebagai Dukuh Padukuhan Dadap, Fajar Suharyanto sebagai Dukuh Padukuhan Turi, dan Mahesa Dwi Akso sebagai Dukuh Padukuhan Poko.
“Saya sudah tegaskan sejak awal bahwa seluruh proses – mulai dari penjaringan, ujian hingga pelantikan – telah dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Sidiq dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan bahwa pelantikan ini dilaksanakan setelah pihaknya menerima rekomendasi resmi dari Bupati Gunungkidul, sebagai bentuk legitimasi terhadap seluruh tahapan seleksi.
Lebih lanjut, Sidiq menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia dan tim penguji yang menurutnya telah bekerja keras secara jujur, transparan, dan profesional dalam menjalankan proses seleksi.
“Terima kasih kepada panitia dan tim penguji. Tanpa integritas kalian, pelantikan ini takkan bisa berlangsung sebaik hari ini,” ujarnya.
Sebagai penutup, Lurah Sidorejo menitipkan pesan penting kepada ketiga dukuh baru agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan melayani masyarakat dengan hati.
“Bekerjalah sesuai aturan, dahulukan kepentingan umum, dan layanilah masyarakat dengan ikhlas. Pamong itu pelayan, bukan penguasa,” tandasnya.
Pelantikan ini menjadi titik akhir polemik sekaligus titik awal pengabdian para dukuh baru dalam mengemban amanah rakyat Sidorejo.