Perfiki Kreasindo Milik Siapa? Ramai Film Animasi Merah Putih One for All Banjir Kritikan

Bagikan :
Ilustrasi film animasi Merah Putih One for All akan tayang di bioskop 14 Agustus 2025 (Pexels// Donald Tong)

jogjaberkabar – Baru-baru ini, film animasi berjudul Merah Putih One for All masih ramai menjadi bahan omongan di media sosial (medsos).

Setelah perilisan trailer resminya, banyak warganet yang menyampaikan kritik terkait kualitas visual yang dinilai belum memenuhi harapan.

Apalagi, mengingat sebelumnya telah hadir film animasi Jumbo, yang dianggap mampu meningkatkan standar kualitas animasi di Indonesia.

Di tengah maraknya kritikan ini, muncul pertanyaan besar di kalangan penonton yaitu soalsiapa pemilik dari Perfiki Kreasindo, rumah produksi yang menggarap film ini?

Apalagi, rasa penasaran tersebut semakin memuncak karena informasi yang beredar rupanya cukup terbatas.

Misteri Pemilik Perfiki Kreasindo

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi yang mengungkap siapa sosok di balik kepemilikan Perfiki Kreasindo.

Berdasarkan penelusuran tim Jogjaberkabar.com dari website resmi mereka, perfiki.com, muncul keterangan bahwa situs tidak dapat diakses.

Dengan demikian, hal ini menyulitkan publik untuk mencari detail lebih lanjut mengenai rumah produksi tersebut.

Meskipun begitu, informasi yang berhasil dihimpun menunjukkan bahwa Perfiki Kreasindo bernaung di bawah Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail.

Yayasan ini merupakan lembaga swasta yang telah lama berkecimpung dalam pengembangan industri film dan pendidikan perfilman di Indonesia.

Produser Eksekutif Tanggapi Kritik

Di tengah ramainya sorotan publik, Sonny Pudjisasono, selaku produser eksekutif film Merah Putih One for All, akhirnya memberikan tanggapan.

Kabarnya, ia meminta masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada film ini untuk tayang terlebih dahulu di bioskop pada tanggal 14 Agustus 2025 sebelum memberikan penilaian akhirnya.

Menurut Sonny, apa yang terlihat pada trailer belum sepenuhnya mencerminkan kualitas film saat penayangan nanti.

Ia meyakinkan bahwa hasil akhir yang disuguhkan di layar lebar akan berbeda dari potongan gambar dalam trailer, dan berharap publik dapat menilai setelah menyaksikan film secara langsung.

Masih Jadi Teka-Teki

Kesimpulannya, meskipun Perfiki Kreasindo berhasil menarik perhatian publik melalui proyek animasi besar ini, identitas pemiliknya masih menjadi teka-teki.

Salah satu informasi yang bisa diketahui adalah bahwa perusahaan ini berada di bawah naungan Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, lembaga yang dikenal aktif dalam memajukan perfilman nasional.

Dengan jadwal rilis filmnya yang semakin dekat, publik kini menunggu untuk membuktikan klaim produser sekaligus melihat sejauh mana film ini mampu menjawab kritik yang telah dilayangkan.

Sementara itu, soal siapa pemilik rumah produksi film animasi berbudget 6,7 Miliar Rupiah tersebut sampai saat ini masih ramai menjadi omongan warganet.***

Berita Terkini