
Bantul, (jogjaberkabar)– Sebuah insiden keributan melibatkan puluhan remaja bermotor terjadi di Jalan Samas, Bantul, pada Minggu (2/3/2025) pagi. Dalam kejadian tersebut, para remaja diduga melakukan aksi pelemparan batu ke sebuah rumah, hingga memicu kehebohan warga.
Peristiwa ini viral di media sosial setelah sebuah video yang diunggah akun @merapiuncover menunjukkan puluhan remaja berkonvoi sambil melempari rumah. Dalam narasi unggahan tersebut disebutkan bahwa keributan terjadi antar kelompok remaja sepulang dari acara di Jalan Lingkar Selatan (JLS).
“Breaking News] 07:44 Min, barusan terjadi kerusuhan di Jalan Samas antar kelompok kayaknya yang arah balik dari JLS, sampai ada tembakan peringatan min,” tulis keterangan dalam video yang beredar.
Menanggapi kejadian ini, Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, membenarkan adanya aksi pelemparan dan keributan tersebut. Polisi bahkan terpaksa melepaskan tembakan peringatan guna membubarkan massa.
“Diamankan 1 orang anak yang membuat keributan dengan melempar batu di Jalan Samas, Panggang, Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul, sekitar pukul 06.30 WIB,”* kata AKP Jeffry.
Polisi mengamankan seorang remaja berinisial SAR (16), warga Sumberagung, Jetis. Ia diduga menjadi provokator dalam aksi tersebut.
Menurut keterangan polisi, keributan bermula saat sekitar 50 motor berkonvoi dan tiba-tiba melakukan aksi pelemparan ke sebuah rumah di Dusun Panggang, Sidomulyo. Polisi yang tengah melakukan patroli langsung turun tangan dan mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan massa.
Akibatnya, sebagian besar pelaku berhasil melarikan diri, namun SAR berhasil diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Bambanglipuro. Polisi masih menyelidiki motif dari aksi tersebut serta berupaya mengidentifikasi pelaku lainnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, terutama orang tua, agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama di malam hingga dini hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi-aksi yang meresahkan warga.
