Jadwal Puasa Rajab 2025 Lengkap: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Bagikan :
Ilustrasi Jadwal Puasa Rajab 2025 Lengkap: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya/Unsplash

JOGJA BERKABAR – Jadwal puasa Rajab 2025 lengkap beserta niat, tata cara, doa berbuka, dan penjelasan keutamaan puasa sunnah di bulan Rajab menurut kalender Hijriah dan Masehi.

Bulan Rajab menempati posisi istimewa dalam kalender Islam. Sebagai bulan ke-7 dalam penanggalan Hijriah, Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT.

Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah sebagai bentuk persiapan spiritual menuju bulan Ramadhan.

Salah satu amalan sunnah yang banyak dilakukan pada bulan Rajab adalah puasa. Praktik ini memiliki landasan dari berbagai riwayat yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW menjalankan puasa pada beberapa hari di bulan Rajab, meskipun tidak dilakukan secara penuh selama satu bulan.

Dalam Buku Harian Orang Islam karya Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, disebutkan bahwa Rasulullah SAW terkadang berpuasa di bulan Rajab hingga para sahabat mengira beliau akan berpuasa sebulan penuh. Namun di waktu lain, beliau juga tidak berpuasa selama beberapa hari, sehingga menunjukkan bahwa puasa Rajab bersifat sunnah dan fleksibel.

Riwayat dari Ibnu Abbas juga menjelaskan hal serupa, bahwa Rasulullah SAW menjalankan puasa Rajab pada hari-hari tertentu, bukan secara terus-menerus sepanjang bulan.

Keutamaan Puasa di Bulan Rajab

Rajab dikenal sebagai bulan suci yang mendorong umat Islam untuk memperbanyak ibadah. Puasa yang dilakukan pada bulan ini dipandang sebagai sarana membersihkan diri, memperkuat keimanan, serta melatih kesabaran. Meski tidak ada ketentuan wajib mengenai jumlah hari berpuasa, para ulama menganjurkan agar ibadah ini dilakukan secara seimbang dan tidak berlebihan.

Beberapa riwayat menyebutkan keutamaan berpuasa pada awal bulan Rajab, khususnya pada tanggal 1, 2, dan 3 Rajab. Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Muhammad, disebutkan bahwa puasa pada hari-hari awal Rajab memiliki keutamaan besar sebagai bentuk penghapus dosa.

Kapan Puasa Rajab 2025 Dimulai?

Mengacu pada kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, tanggal 1 Rajab 1447 Hijriah bertepatan dengan hari Minggu, 21 Desember 2025. Dengan demikian, umat Islam dapat mulai menjalankan puasa sunnah Rajab sejak tanggal tersebut.

Puasa Rajab dapat dilakukan kapan saja sepanjang bulan, baik di awal bulan, pertengahan bulan (termasuk ayyamul bidh), maupun di akhir bulan. Selain itu, puasa Rajab juga dapat dikombinasikan dengan puasa sunnah rutin seperti puasa Senin dan Kamis.

Jadwal Puasa Rajab 2025 dan Puasa Sunnah Terkait

Berikut daftar hari yang dianjurkan untuk menjalankan puasa sunnah selama bulan Rajab 1447 Hijriah:

1 Rajab 1447 H (Minggu, 21 Desember 2025): Puasa awal bulan Rajab
2 Rajab 1447 H (Senin, 22 Desember 2025): Puasa awal bulan Rajab dan puasa Senin
3 Rajab 1447 H (Selasa, 23 Desember 2025): Puasa awal bulan Rajab
5 Rajab 1447 H (Kamis, 25 Desember 2025): Puasa Kamis
9 Rajab 1447 H (Senin, 29 Desember 2025): Puasa Senin
12 Rajab 1447 H (Kamis, 1 Januari 2026): Puasa Kamis
13 Rajab 1447 H (Jumat, 2 Januari 2026): Puasa ayyamul bidh
14 Rajab 1447 H (Sabtu, 3 Januari 2026): Puasa ayyamul bidh
15 Rajab 1447 H (Minggu, 4 Januari 2026): Puasa ayyamul bidh
16 Rajab 1447 H (Senin, 5 Januari 2026): Puasa Senin
19 Rajab 1447 H (Kamis, 8 Januari 2026): Puasa Kamis
23 Rajab 1447 H (Senin, 12 Januari 2026): Puasa Senin
26 Rajab 1447 H (Kamis, 15 Januari 2026): Puasa Kamis
30 Rajab 1447 H (Senin, 19 Januari 2026): Puasa Senin

Niat Puasa Rajab

Niat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan puasa sunnah. Niat puasa Rajab sebaiknya dilakukan pada malam hari setelah makan sahur atau sebelum waktu Subuh. Namun, apabila lupa berniat di malam hari, niat masih boleh dilakukan pada siang hari sebelum waktu Dzuhur, dengan catatan belum makan dan minum sejak Subuh.

Niat puasa Rajab (dibaca malam hari):

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma syahri Rajaba sunnatan lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: Saya niat puasa sunnah bulan Rajab karena Allah ta‘âlâ.

Niat puasa Rajab jika dibaca siang hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri Rajaba sunnatan lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini karena Allah ta‘âlâ.

Tata Cara Puasa Rajab

Pelaksanaan puasa Rajab pada dasarnya sama dengan puasa sunnah lainnya, seperti puasa Senin dan Kamis. Berikut tahapan yang dianjurkan:

  1. Melaksanakan sahur sebelum waktu Subuh untuk memperoleh keberkahan.
  2. Mengucapkan niat puasa sebelum Subuh atau hingga sebelum Dzuhur jika lupa, dengan syarat belum makan dan minum.
  3. Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak Subuh hingga Magrib.
  4. Memperbanyak amalan ibadah selama berpuasa, seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, dan bersedekah.
  5. Menyegerakan berbuka puasa ketika waktu Magrib tiba.

Doa Berbuka Puasa Rajab

Saat berbuka puasa, umat Islam dianjurkan membaca doa berikut:

Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu

Artinya: Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.

Puasa Rajab merupakan amalan sunnah yang dapat dilakukan sesuai kemampuan masing-masing. Tidak ada ketentuan khusus mengenai jumlah hari puasa, baik sehari, beberapa hari, maupun pada hari-hari tertentu seperti Senin, Kamis, dan ayyamul bidh. Yang terpenting adalah menjaga niat, keikhlasan, serta konsistensi dalam beribadah.

Dengan mengetahui jadwal, niat, dan tata cara puasa Rajab 2025 secara lengkap, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkan bulan mulia ini sebagai momentum meningkatkan kualitas spiritual sebelum memasuki bulan-bulan besar berikutnya.

***

Berita Terkini