Jadwal Lengkap Puasa Sunnah Februari 2026: Senin Kamis, Ayyamul Bidh, dan Puasa Syaban 1447 Hijriah

Bagikan :
Ilustrasi Jadwal Lengkap Puasa Sunnah Februari 2026: Senin Kamis, Ayyamul Bidh, dan Puasa Syaban 1447 Hijriah/Unsplash

JOGJA BERKABAR – Februari 2026 bertepatan dengan bulan Syaban 1447 Hijriah. Simak jadwal lengkap puasa sunnah Februari 2026, mulai dari puasa Senin Kamis, Ayyamul Bidh, hingga puasa Syaban beserta keutamaannya.

Bulan Februari 2026 menjadi momen istimewa bagi umat Islam karena bertepatan dengan bulan Syaban 1447 Hijriah.

Syaban dikenal sebagai bulan persiapan menuju Ramadan, baik secara spiritual maupun mental. Pada bulan ini, Rasulullah SAW mencontohkan untuk memperbanyak ibadah, khususnya puasa sunnah, sebelum memasuki puasa wajib di bulan Ramadan.

Sepanjang Februari 2026, terdapat beberapa jenis puasa sunnah yang dapat diamalkan oleh umat Islam. Di antaranya adalah puasa Senin dan Kamis, puasa Ayyamul Bidh, serta puasa sunnah Syaban. Ketiga puasa ini memiliki keutamaan besar dan menjadi amalan yang dianjurkan untuk memperkuat kesiapan diri menyambut bulan suci.

Puasa Senin dan Kamis merupakan puasa sunnah yang paling sering dilakukan oleh Rasulullah SAW. Dalam berbagai riwayat, dijelaskan bahwa beliau menyukai keadaan berpuasa saat amal perbuatan manusia diangkat dan dilaporkan kepada Allah SWT, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, puasa ini juga melatih kedisiplinan, kesabaran, serta keikhlasan dalam beribadah. Keutamaan lainnya adalah sebagai penghapus dosa-dosa kecil yang dilakukan sehari-hari.

Selain puasa Senin dan Kamis, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan puasa Ayyamul Bidh. Puasa ini dilakukan pada pertengahan setiap bulan Hijriah, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15. Istilah Ayyamul Bidh berarti hari-hari putih, merujuk pada kondisi bulan yang bersinar terang di malam hari. Meskipun hanya dilakukan selama tiga hari dalam sebulan, puasa Ayyamul Bidh memiliki pahala besar. Dalam hadis sahih disebutkan bahwa puasa tiga hari setiap bulan setara dengan puasa sepanjang tahun, karena setiap kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat.

Pada Februari 2026, puasa Ayyamul Bidh bertepatan dengan bulan Syaban 1447 Hijriah. Tanggal 15 Syaban, yang jatuh pada 3 Februari 2026, juga dikenal sebagai malam Nisfu Syaban. Malam ini dipahami sebagai waktu diangkatnya catatan amal manusia kepada Allah SWT, sehingga memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunnah, menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

Selain Ayyamul Bidh, puasa sunnah Syaban juga menjadi amalan utama pada bulan ini. Puasa Syaban dimulai sejak awal bulan Syaban, yang pada tahun ini jatuh pada 20 Januari 2026, dan berlangsung hingga menjelang Ramadan, sekitar 22 Februari 2026. Rasulullah SAW diketahui memperbanyak puasa pada bulan Syaban dibandingkan bulan-bulan lainnya, kecuali Ramadan. Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Siti Aisyah radhiyallahu ‘anha, yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah berpuasa sebanyak puasa beliau di bulan Syaban.

Namun, terdapat ketentuan penting dalam pelaksanaan puasa Syaban. Puasa sunnah ini tidak diperbolehkan jika baru dimulai pada tanggal 16 Syaban. Syarat sah puasa Syaban adalah dimulai sejak tanggal 1 Syaban atau selambat-lambatnya tanggal 15 Syaban. Apabila seseorang belum memulai puasa hingga melewati tanggal tersebut, maka ia tidak diperkenankan berpuasa dari tanggal 16 hingga akhir bulan Syaban, kecuali memiliki kebiasaan puasa rutin atau sedang melunasi utang puasa Ramadan.

Berikut jadwal lengkap puasa sunnah Februari 2026 yang dapat dijadikan panduan:

Puasa Senin dan Kamis Februari 2026:
Senin, 2 Februari 2026
Kamis, 5 Februari 2026
Senin, 9 Februari 2026
Kamis, 13 Februari 2026
Senin, 16 Februari 2026
Kamis, 19 Februari 2026
Senin, 22 Februari 2026
Kamis, 26 Februari 2026

Puasa Ayyamul Bidh Syaban 1447 Hijriah:
13 Syaban 1447 Hijriah: Minggu, 1 Februari 2026
14 Syaban 1447 Hijriah: Senin, 2 Februari 2026
15 Syaban 1447 Hijriah: Selasa, 3 Februari 2026

Puasa Syaban:
Dimulai sejak 20 Januari 2026 sebagai hari pertama Syaban dan berakhir hingga akhir bulan Syaban, sekitar 22 Februari 2026, dengan catatan puasa harus sudah dimulai paling lambat tanggal 15 Syaban.

Puasa Ayyamul Bidh sendiri memiliki dasar kuat dari berbagai hadis sahih. Rasulullah SAW mewasiatkan kepada para sahabatnya untuk berpuasa tiga hari setiap bulan. Dalam riwayat Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW secara khusus menganjurkan agar puasa tiga hari tersebut dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah.

Keutamaan puasa Ayyamul Bidh di bulan Syaban semakin besar karena bertepatan dengan waktu diangkatnya amal-amal manusia. Rasulullah SAW menyukai keadaan berpuasa ketika amal tersebut disampaikan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, menggabungkan puasa Ayyamul Bidh dengan keutamaan bulan Syaban menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

Selain memperbanyak puasa, bulan Syaban juga dianjurkan untuk diisi dengan berbagai amalan persiapan Ramadan. Di antaranya adalah meningkatkan kualitas ibadah harian, memperbanyak membaca Al-Qur’an, memperbaiki niat dan akhlak, serta melunasi utang puasa Ramadan bagi yang masih memiliki kewajiban tersebut. Dengan persiapan yang matang, umat Islam diharapkan dapat memasuki Ramadan dalam kondisi fisik dan spiritual yang lebih siap.

Bagi yang hendak melaksanakan puasa Ayyamul Bidh, berikut bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ayyamil bidl lillahi ta’ala.

Artinya: Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.

Demikian ulasan lengkap mengenai jadwal puasa sunnah Februari 2026 yang bertepatan dengan bulan Syaban 1447 Hijriah, mulai dari puasa Senin dan Kamis, Ayyamul Bidh, hingga puasa Syaban beserta keutamaan dan niatnya. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menjadi panduan dalam mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadan.

***

Berita Terkini