Hari Pers Nasional 2026 Jadi Momen Penting bagi Dunia Pers Indonesia

Bagikan :
Hari Pers Nasional 2026 Bahas Tantangan Pers di Era Teknologi dan AI

JOGJA BERKABAR – Hari Pers Nasional atau Hari Pers Nasional 2026 kembali digelar dengan rangkaian acara yang cukup panjang dan meriah.

Tahun ini, peringatan HPN mengusung tema besar “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.

Tema ini menekankan peran penting pers yang kuat dan profesional dalam menjaga demokrasi sekaligus mendukung kemandirian ekonomi nasional.

Rangkaian HPN 2026 sendiri sudah dimulai sejak akhir 2025. Salah satu kegiatan pembuka dilaksanakan di Alun-Alun Kota Serang pada 30 November 2025. Acara tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat dan insan pers.

Suasananya santai, tapi penuh makna. Selain itu, digelar juga kegiatan jalan sehat di kawasan KP3B Serang, yang melibatkan jurnalis, keluarga, dan warga sekitar.

Puncak perayaan HPN 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9 Februari 2026 di Lapangan Masjid KP3B, Kota Serang.

Acara ini menjadi momen utama untuk refleksi dan perayaan peran pers di Indonesia yang terus berkembang di tengah perubahan zaman.

Berikut serba-serbi penting seputar Hari Pers Nasional 2026.

Sejarah Hari Pers Nasional

Penetapan HPN pada 9 Februari tidak lepas dari berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI pada 9 Februari 1946.

Tanggal ini kemudian ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 di era Presiden Soeharto.

Meski begitu, penentuan tanggal HPN sempat menuai perdebatan di kalangan komunitas pers. Ada yang menilai sejarah pers Indonesia jauh lebih panjang dari sekadar kelahiran PWI.

Beberapa tokoh bahkan mengusulkan tanggal lain, seperti berdirinya Medan Prijaji pada 1907 atau hari lahir Tirto Adhi Soerjo sebagai bapak pers nasional.

Tema dan Maskot HPN 2026

Tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” dipilih untuk menegaskan bahwa pers yang sehat secara etika dan bisnis punya peran besar dalam memperkuat bangsa.

HPN 2026 juga menghadirkan maskot bernama Si Juhan, singkatan dari Si Jurnalis Handal. Maskot ini digambarkan sebagai Badak Jawa atau Badak Bercula Satu, satwa endemik yang melambangkan ketangguhan dan semangat pantang menyerah.

Konvensi Nasional dan Deklarasi Pers Nasional 2026

Menjelang puncak HPN, digelar Konvensi Nasional Media Massa di Aston Serang Hotel pada 8 Februari 2026. Konvensi ini mengangkat tema “Pers, Akal Imitasi (AI), dan Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik”.

Dalam forum ini, Komunitas Pers Indonesia membacakan Deklarasi Pers Nasional 2026. Salah satu poin pentingnya adalah desakan agar platform teknologi dan AI memberikan kompensasi yang adil atas penggunaan karya jurnalistik, serta mencantumkan sumber media secara jelas.

Deklarasi ini juga menegaskan komitmen pers Indonesia untuk tetap bekerja profesional, mematuhi kode etik jurnalistik, dan menjalankan peran sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Komunitas Pers Indonesia sendiri merupakan gabungan berbagai organisasi pers, mulai dari Dewan Pers, PWI, hingga asosiasi media cetak, siber, radio, dan televisi.

Hari Pers Nasional 2026 bukan sekadar perayaan tahunan. Momen ini jadi pengingat bahwa pers punya tanggung jawab besar di tengah tantangan zaman, termasuk soal teknologi dan AI.***

Berita Terkini