
MALAYSIA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, bersama rombongan, melakukan silaturahmi dengan Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Anwar Ibrahim, pada Senin (3/3) di Gedung Perdana Menteri Malaysia, Putrajaya.
Pertemuan ini merupakan kelanjutan komunikasi setelah kunjungan Dato’ Anwar Ibrahim ke Indonesia tahun lalu. Dalam kesempatan tersebut, Haedar Nashir menyampaikan perkembangan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM), yang mendapat dukungan penuh dari PM Malaysia.
“Dalam pertemuan ini, kami juga menyampaikan perkembangan tentang UMAM, dan Dato’ Anwar Ibrahim selalu memberikan sokongan penuh terhadap kehadiran universitas ini,” ujar Haedar.
Haedar juga mengungkapkan bahwa Anwar Ibrahim menunjukkan antusiasme tinggi saat berdiskusi tentang Muhammadiyah, peradaban Islam, serta dinamika dunia Islam.
“Beliau sangat bersemangat saat berbicara mengenai Muhammadiyah, tamaddun Islam, serta berbagai isu yang berkaitan dengan dunia Islam,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, PP Muhammadiyah turut mengundang Dato’ Anwar Ibrahim untuk memberikan pidato akbar pada Milad Muhammadiyah ke-113 yang akan diselenggarakan pada 18 November 2025.
“Insya Allah, beliau akan menyesuaikan jadwalnya dengan protokol kenegaraan dan hubungan antarnegara,” kata Haedar.
Selain membahas UMAM dan agenda Muhammadiyah, pertemuan ini juga menyinggung hubungan erat antara Indonesia dan Malaysia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Ada komitmen antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk bersama-sama memajukan bangsa serumpun dan ASEAN,” tutup Haedar.
Turut hadir dalam pertemuan ini Mufti Perlis Dato’ Arif Perkasa Dr. Mohd Asri bin Zainul Abidin, Ketua PP Muhammadiyah Syafiq Mugni, Anwar Abbas, Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti, Rektor UMRI dan UMAM Saidul Amin, Rektor UMSU Agussani beserta Wakil Rektor 1, Rektor IBM Bekasi Zaenuddin, serta tokoh PCIM Malaysia Sonny Zulhuda.
