Februari Sebanyak 492.347 Penumpang Berangkat dari Daop 6, 50 % Dari Stasiun Yogyakarta

Bagikan :
Situasi Stasiun Yogyakarta
Situasi Stasiun Yogyakarta

Yogyakarta, (jogjaberkabar) – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat kinerja positif dalam layanan angkutan penumpang selama Februari 2025. Sebanyak 492.347 penumpang tercatat berangkat dari 10 stasiun di wilayah Daop 6, dengan 50% di antaranya berangkat dari Stasiun Yogyakarta.

Di sisi lain, volume kedatangan penumpang di seluruh stasiun Daop 6 mencapai 498.484 penumpang. Dengan demikian, total jumlah penumpang yang naik dan turun di Daop 6 selama Februari 2025 mencapai 990.831 orang.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan bahwa angka ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.  Tingginya volume penumpang di wilayah KAI Daop 6 menjadi indikator keberhasilan KAI dalam membangun infrastruktur transportasi yang andal, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

“Tentu hal ini sejalan dengan prinsip Asta Cita yang digaungkan pemerintah,”jelas Feni.

Feni menyebut dari total 492.347 penumpang yang berangkat, terdiri dari: 446.633 penumpang menggunakan KA jarak jauh. 45.714 penumpang menggunakan KA lokal.  Sedangkan dari 498.484 penumpang yang tiba di wilayah Daop 6, terdiri dari:   451.665 penumpang KA jarak jauh.
46.819 penumpang KA lokal.

Khusus wilayah DIY, tercatat 325.550 penumpang berangkat dari tiga stasiun utama, yaitu Stasiun Yogyakarta 207.930 penumpang, Stasiun Lempuyangan: 107.035 penumpang dan Stasiun Wates 10.585 penumpang.

Feni menambahkan bahwa meningkatnya minat masyarakat menggunakan kereta api dipengaruhi oleh faktor keberlanjutan, efisiensi, dan kenyamanan.  Di mana semakin banyak orang memilih kereta api karena moda transportasi ini lebih ramah lingkungan, efisien, dan nyaman.

Sebagai bentuk inovasi, KAI telah meluncurkan berbagai program berbasis keberlanjutan, seperti Fitur Carbon Footprint, yang membantu pengguna mengetahui jejak karbon perjalanan mereka. Water Station di Stasiun, untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

“Teknologi Face Recognition, guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang dan Penggunaan Wooden Cutlery di kereta makan, sebagai upaya pengurangan limbah plastik.  Serta Penggantian Bantalan Kayu dengan Bantalan Sintetis pada jembatan baja, guna meningkatkan efisiensi dan kelestarian lingkungan,”terangnya.

Ketepatan Waktu Jadi Kunci Kepercayaan Publik

Salah satu faktor utama yang meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap KAI adalah ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan (On Time Performance/OTP). Pada Februari 2025, KAI Daop 6 mencatat OTP keberangkatan rata-rata mencapai 99,4%. OTP kedatangan rata-rata mencapai 96,42%.

Situasi Stasiun Yogyakarta
Situasi Stasiun Yogyakarta

Berita Terkini