
jogjaberkabar – Bantuan sosial dari pemerintah masih menjadi tumpuan banyak keluarga penerima manfaat (KPM) di Indonesia. Pada tahun 2025 ini, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dalam empat tahap pencairan.
Memasuki pertengahan tahun, masyarakat banyak yang bertanya, BPNT tahap 3 tahun 2025 kapan cair dan bagaimana cara mengeceknya?
Artikel ini akan mengulas secara lengkap mengenai jadwal pencairan BPNT tahap 3, cara cek bansos melalui situs resmi Kemensos, hingga nominal bantuan yang diterima oleh keluarga penerima manfaat.
Sebelum masuk ke jadwal pencairan, penting untuk memahami kembali apa itu bantuan BPNT dan PKH. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) adalah program bantuan dari pemerintah berupa saldo uang elektronik yang bisa digunakan untuk membeli bahan pangan pokok di e-warung atau agen resmi yang ditunjuk.
Program bansos ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.
Jadwal Pencairan BPNT Tahap 3 Tahun 2025
Penyaluran bantuan BPNT dilakukan setiap tiga bulan sekali atau disebut pencairan triwulan. Adapun pembagian jadwal pencairan sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Tahap 1: Januari, Februari, Maret
Tahap 2: April, Mei, Juni
Tahap 3: Juli, Agustus, September
Tahap 4: Oktober, November, Desember
Artinya, pada bulan Agustus 2025 ini, pencairan BPNT tahap 3 sedang berlangsung. Namun, Kemensos tidak menentukan tanggal pasti kapan bantuan masuk ke rekening penerima.
Pencairan bisa dilakukan pada minggu pertama, kedua, atau bahkan di akhir bulan. Oleh karena itu, penerima diharapkan melakukan pengecekan secara berkala agar tidak ketinggalan informasi.
Cara Mengecek BPNT Tahap 3 Tahun 2025
Agar bantuan benar-benar tepat sasaran, pemerintah menyediakan layanan pengecekan bansos secara online. Masyarakat bisa mengetahui apakah masih terdaftar sebagai penerima aktif dan apakah dana bantuan sudah cair ke rekening.
Berikut panduan lengkap cara cek BPNT tahap 3 tahun 2025:
- Buka situs resmi Kemensos di alamat https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih dan isi kolom provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, serta desa/kelurahan sesuai alamat di KTP.
- Masukkan nama lengkap penerima manfaat sesuai dengan data KTP.
- Ketik kode huruf acak yang muncul pada layar untuk verifikasi.
- Klik tombol “Cari Data”.
Jika nama Anda masih terdaftar sebagai penerima bantuan, maka akan muncul informasi detail mengenai jenis bansos yang diterima, termasuk BPNT tahap 3. Sebaliknya, jika tidak termasuk penerima aktif, sistem akan menampilkan keterangan “Tidak Terdaftar Peserta/PM”.
Nominal BPNT Tahap 3 Tahun 2025
Bagi penerima yang dinyatakan berhak, jumlah bantuan yang cair pada setiap tahap adalah tetap, tidak dibedakan berdasarkan kategori keluarga. Pemerintah memberikan Rp200.000 per bulan untuk setiap keluarga penerima manfaat.
Karena pencairan dilakukan per tiga bulan, maka dalam tahap 3 tahun 2025 penerima akan menerima Rp600.000 sekaligus. Dana ini masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan bisa diambil melalui bank-bank Himbara atau kantor pos sesuai mekanisme pencairan yang ditetapkan.
Bagaimana Jika Bantuan Belum Cair?
Apabila setelah melakukan pengecekan ternyata bantuan belum juga masuk ke rekening, masyarakat diminta untuk bersabar dan rutin melakukan pengecekan ulang. Sebab, pencairan dilakukan secara bertahap oleh pemerintah, sehingga tidak semua penerima mendapatkan jadwal cair di hari yang sama.
Jika sudah lama menunggu namun dana tak kunjung masuk, penerima bisa melakukan konfirmasi ke pihak desa, dinas sosial setempat, atau kantor pos terdekat untuk memastikan status pencairan.
BPNT tahap 3 tahun 2025 cair pada periode Juli, Agustus, hingga September, dengan nominal Rp600.000 per keluarga penerima manfaat. Untuk memastikan status pencairan, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
Karena jadwal pencairan tidak diumumkan secara spesifik, penerima bantuan sebaiknya rajin mengecek status bansos agar tidak tertinggal informasi. Dengan begitu, manfaat bantuan dari pemerintah bisa segera digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari.
***