Cara Cek Nilai Desil, Syarat Jadi Penerima Bansos 2025

Bagikan :
Ilustrasi cara cek nilai desil ekonomi penerima bansos Kemensos 2025. (Pixabay.com)

jogjaberkabar – Pemerintah Indonesia terus berkomitmen meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial (bansos).

Salah satu indikator penting dalam proses penentuan penerima bantuan ini adalah nilai desil ekonomi. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami apa itu desil dan bagaimana cara cek nilai desil mereka.

Melalui artikel ini, akan dijelaskan secara lengkap mengenai pengertian desil, fungsinya dalam penyaluran bansos 2025, serta panduan langkah demi langkah untuk mengeceknya secara mandiri menggunakan aplikasi resmi dari Kementerian Sosial.

Apa Itu Desil dalam Bansos?

Desil merupakan sistem klasifikasi tingkat kesejahteraan masyarakat yang dibagi menjadi 10 kelompok, dari desil 1 hingga desil 10. Desil 1 mewakili kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rentan, sementara desil 10 menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Dalam skema bantuan sosial tahun 2025, hanya rumah tangga yang berada di desil 1 hingga desil 4 yang biasanya dianggap layak menerima bantuan dari pemerintah.

Kelompok ini mencakup masyarakat berpenghasilan rendah yang dianggap membutuhkan dukungan finansial, seperti bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan berbagai bentuk bantuan lainnya.

Sebaliknya, masyarakat yang berada pada desil 6 ke atas dianggap relatif mampu dan umumnya tidak masuk dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Mengapa Nilai Desil Sangat Penting?

Nilai desil bukan hanya sekadar angka. Ia berperan besar dalam menentukan apakah seseorang berhak menerima bantuan atau tidak.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial menggunakan sistem ini untuk menyaring penerima bansos berdasarkan kondisi ekonomi yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) serta Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dengan sistem desil ini, proses seleksi penerima bantuan menjadi lebih objektif, berbasis data, dan mencegah adanya bantuan yang salah sasaran.

Panduan Cara Cek Nilai Desil Bansos 2025

Untuk mengetahui apakah Anda termasuk dalam kategori penerima bansos tahun 2025, berikut ini langkah-langkah untuk mengecek nilai desil Anda secara online melalui aplikasi resmi dari Kementerian Sosial:

1. Unduh Aplikasi Resmi

  • Akses Google Play Store
  • Cari dan instal aplikasi “Cek Bansos” yang diterbitkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia

2. Lakukan Registrasi

Buka aplikasi dan daftar akun menggunakan:

  • Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Alamat sesuai domisili di KTP

3. Masuk ke Menu “Usulan”

  • Periksa apakah nama Anda tercantum sebagai penerima bansos aktif
  • Lihat kolom “Desil” untuk mengetahui kategori tingkat kesejahteraan ekonomi rumah tangga Anda

Dengan fitur ini, Anda dapat melihat secara langsung status bantuan yang sedang aktif, termasuk program seperti PKH 2025, BPNT 2025, serta berbagai bentuk bansos penebalan lainnya.

Siapa yang Berhak Menerima Bansos Berdasarkan Nilai Desil?

Umumnya, hanya masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga 4 yang berpotensi besar mendapatkan bantuan. Program-program yang biasanya diberikan untuk kelompok ini antara lain:

  • PKH (Program Keluarga Harapan)
  • BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai)
  • PIP (Program Indonesia Pintar)
  • KLJ/KPDJ/KAJ (khusus DKI Jakarta)

Jika nilai desil seseorang meningkat misalnya hingga mencapai desil 6 maka risiko untuk tidak lagi menerima bantuan menjadi sangat tinggi. Oleh karena itu, penting untuk memastikan data yang tercantum sesuai dengan kondisi ekonomi terkini.

Apakah Nilai Desil Bisa Diubah?

Meskipun data penerima bansos diperbarui secara berkala melalui sistem DTKS, tidak semua KPM secara otomatis bisa memperbaiki nilai desil mereka.

Hanya individu atau rumah tangga yang memenuhi syarat tertentu yang memiliki peluang untuk dilakukan evaluasi ulang terhadap datanya.

Berikut beberapa ciri KPM yang masih memiliki kesempatan memperbaiki nilai desil:

1. Terdaftar di DTKS

KPM yang namanya masih tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial akan lebih mudah diajukan kembali untuk mendapat bantuan.

2. Aktif Mengikuti Musyawarah Kelurahan (Muskel)

Proses validasi dan verifikasi data biasanya dilakukan di tingkat kelurahan. Kehadiran dalam musyawarah ini sangat penting karena menjadi momen KPM menyampaikan kondisi ekonomi terbaru mereka.

3. Masih Memenuhi Kriteria Rumah Tangga Miskin atau Rentan

Jika terdapat kesalahan teknis dalam pembaruan data yang menyebabkan nilai desil meningkat secara tidak wajar, maka KPM yang sesungguhnya masih tergolong kurang mampu bisa mengajukan keberatan melalui mekanisme resmi.

4. Mendapat Dukungan RT/RW atau Kelurahan

Rekomendasi dan dukungan dari perangkat lingkungan seperti RT/RW atau pihak kelurahan akan memperkuat permohonan revisi data desil. Terutama jika memang kondisi sosial-ekonomi yang bersangkutan masih membutuhkan bantuan.

Dengan pemanfaatan sistem digital dan pendekatan berbasis data, pemerintah semakin terbuka dan akurat dalam menetapkan siapa yang berhak menerima bantuan sosial.

Melalui aplikasi Cek Bansos, masyarakat kini dapat mengecek sendiri nilai desil dan status bansos mereka dengan mudah, cepat, dan tanpa harus datang ke kantor desa atau kelurahan.

Pastikan Anda mengetahui posisi desil ekonomi rumah tangga Anda agar bisa segera mengambil langkah yang tepat. Demikianlah cara cek nilai desil bansos yang bisa dilakukan oleh para penerima bansos.

Apabila merasa ada ketidaksesuaian, segera ikuti proses validasi di tingkat kelurahan atau RT/RW. Jangan biarkan bantuan yang seharusnya Anda terima terlewat hanya karena ketidaktahuan terhadap sistem yang berlaku.

***

Berita Terkini