
jogjaberkabar – Apa saja yang bisa dibeli di Pasar Beringharjo Yogyakarta? Pasar Beringharjo yang berada di kawasan Malioboro, Yogyakarta, sudah lama dikenal sebagai pusat belanja tradisional sekaligus destinasi wisata budaya.
Setiap harinya, ribuan pengunjung datang ke pasar ini untuk berburu batik, oleh-oleh, hingga kuliner khas yang menggugah selera. Keberagaman barang yang dijual membuat Pasar Beringharjo dijuluki sebagai surganya belanja di Yogyakarta.
Pasar Beringharjo Menjual Apa Saja?
Berikut aneka barang yang bisa dibeli baik warga lokal maupun wisatawan:
1. Batik dalam Berbagai Jenis dan Motif
Pasar Beringharjo terkenal sebagai pusat batik terlengkap di Yogyakarta. Pengunjung bisa menemukan berbagai pilihan, mulai dari batik tulis, batik cap, hingga batik kombinasi. Motifnya pun sangat beragam, dari motif klasik khas keraton hingga motif modern yang cocok dipadukan dengan gaya kekinian.
Batik di sini dijual dalam bentuk kain maupun pakaian siap pakai dengan harga yang bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah tergantung kualitas dan jenisnya.
2. Pakaian Tradisional dan Modern
Selain batik, pasar ini juga menyediakan aneka pakaian tradisional seperti kebaya, kain jarik, dan busana adat Jawa. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa membeli pakaian modern dengan harga yang cukup terjangkau. Banyak wisatawan yang menjadikan pasar ini sebagai tempat favorit untuk membeli oleh-oleh berupa kaos dengan tulisan khas Yogyakarta.
3. Souvenir dan Kerajinan Tangan
Bagi wisatawan yang mencari buah tangan, Pasar Beringharjo adalah tempat yang tepat. Beragam souvenir bisa ditemukan di sini, seperti gantungan kunci, kipas tangan, hiasan rumah, hingga kerajinan dari manik-manik dan anyaman bambu.
Ada juga kerajinan pernikahan, seperti seserahan, mahar, serta perlengkapan pengantin. Harganya sangat bervariasi, namun tetap ramah di kantong.
4. Barang Antik dan Koleksi Unik
Di bagian tertentu Pasar Beringharjo, pengunjung dapat menemukan penjual barang antik. Mulai dari koin kuno, kamera analog, wayang kulit, hingga aksesoris jadul yang bernilai historis. Koleksi ini banyak diminati kolektor maupun wisatawan yang suka dengan benda-benda klasik dan unik.
5. Rempah-rempah dan Jamu Tradisional
Pasar ini juga menjual aneka bahan dapur, rempah-rempah, hingga jamu tradisional khas Jawa. Bagi wisatawan yang ingin membawa pulang cita rasa asli Yogyakarta, bagian pasar ini wajib dikunjungi.
Rempah-rempah seperti kunyit, jahe, hingga kayu manis dijual dengan harga yang terjangkau, begitu pula jamu serbuk atau jamu racikan.
6. Oleh-oleh Kuliner Khas Jogja
Selain pakaian dan kerajinan, Pasar Beringharjo juga menjadi tempat berburu kuliner. Pengunjung bisa menemukan oleh-oleh khas Yogyakarta seperti bakpia, geplak, wingko babat, hingga keripik tempe.
Selain untuk dibawa pulang, ada juga jajanan pasar tradisional yang bisa langsung dinikmati di lokasi, misalnya kue lupis, cenil, dan getuk.
7. Produk Grosiran
Bagi pedagang atau wisatawan yang ingin membeli dalam jumlah banyak, Pasar Beringharjo menyediakan berbagai produk grosiran. Mulai dari kain batik, kaos, hingga aksesoris. Harga grosir tentu lebih murah, sehingga banyak yang menjadikan pasar ini sebagai pusat kulakan untuk dijual kembali.
8. Barang Rumah Tangga
Tidak hanya oleh-oleh dan pakaian, Pasar Beringharjo juga menawarkan perlengkapan rumah tangga. Mulai dari peralatan dapur, taplak meja, hingga dekorasi rumah bisa dengan mudah ditemukan di beberapa kios.
Barang-barang ini biasanya diburu oleh warga lokal maupun wisatawan yang ingin membawa pulang barang fungsional sekaligus berestetika khas tradisional.
Tips Belanja Hemat di Pasar Beringharjo
Pasar Beringharjo dikenal sebagai salah satu ikon wisata belanja di Yogyakarta. Terletak di kawasan Malioboro, pasar ini selalu ramai dipadati pengunjung yang ingin membeli batik, oleh-oleh khas, hingga mencicipi kuliner tradisional.
Dengan ribuan pilihan barang yang tersedia, belanja di Pasar Beringharjo bisa menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus menghemat anggaran, asal tahu cara yang tepat.
Berikut adalah beberapa tips belanja hemat di Pasar Beringharjo agar liburan ke Yogyakarta semakin berkesan tanpa menguras kantong.
1. Datang di Pagi Hari
Waktu terbaik untuk berbelanja di Pasar Beringharjo adalah pagi hari. Selain suasana pasar yang masih sejuk dan belum terlalu padat, banyak pedagang yang menawarkan harga lebih murah untuk pembeli pertama atau yang biasa disebut “penglaris”. Dengan datang lebih awal, kamu juga memiliki pilihan barang yang lebih banyak dan segar.
2. Siapkan Daftar Belanja
Saking banyaknya barang menarik yang dijajakan, pengunjung sering kali tergoda untuk membeli lebih banyak dari rencana awal. Agar tidak boros, sebaiknya siapkan daftar belanja sebelum masuk ke pasar. Tuliskan kebutuhan utama, seperti kain batik, oleh-oleh makanan, atau souvenir. Dengan begitu, kamu bisa lebih fokus dan terhindar dari pembelian impulsif.
3. Jangan Ragu Menawar
Pasar Beringharjo adalah pasar tradisional, sehingga menawar harga adalah hal yang lumrah. Pedagang biasanya membuka harga lebih tinggi untuk memberi ruang tawar-menawar. Cobalah menawar dengan sopan dan senyum ramah. Jika penjual menawarkan harga Rp100.000, kamu bisa memulai menawar sekitar Rp60.000 dan naik sedikit demi sedikit hingga mencapai harga yang cocok.
4. Bandingkan Harga di Beberapa Toko
Setiap kios di Pasar Beringharjo menjual produk sejenis dengan harga yang berbeda-beda. Jangan terburu-buru membeli di satu tempat saja. Luangkan waktu untuk melihat-lihat dan membandingkan harga di beberapa kios. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan barang dengan kualitas terbaik dan harga yang lebih terjangkau.
5. Manfaatkan Pembayaran Digital
Saat ini banyak pedagang di Pasar Beringharjo sudah menggunakan QRIS dan metode pembayaran digital lainnya. Beberapa aplikasi pembayaran sering memberikan promo atau cashback yang bisa membantu menghemat pengeluaran. Sebelum berbelanja, pastikan saldo dompet digital kamu cukup untuk memanfaatkan promo yang ada.
6. Belanja Secara Grosir
Jika kamu ingin membeli dalam jumlah banyak, misalnya kain batik untuk oleh-oleh atau souvenir untuk acara, belanja grosir bisa jadi pilihan hemat. Pedagang biasanya memberikan harga lebih murah untuk pembelian dalam jumlah banyak dibandingkan harga eceran.
7. Bawa Uang Tunai Secukupnya
Meskipun pembayaran digital semakin mudah, ada beberapa kios yang masih menggunakan transaksi tunai. Bawalah uang tunai dalam jumlah yang cukup, namun jangan terlalu banyak agar tidak tergoda untuk belanja berlebihan. Dengan membatasi uang tunai yang dibawa, kamu akan lebih disiplin dalam mengatur anggaran.
8. Pilih Produk Lokal dan Khas Jogja
Salah satu cara belanja hemat adalah memilih barang-barang lokal yang memang menjadi ciri khas Yogyakarta. Batik, kerajinan tangan, atau jajanan tradisional biasanya dijual dengan harga lebih terjangkau dibanding produk modern yang bisa ditemukan di pusat perbelanjaan lain. Selain hemat, kamu juga sekaligus mendukung ekonomi lokal.
9. Belanja di Hari Biasa
Agar lebih leluasa, hindari berbelanja di hari libur atau akhir pekan karena pasar biasanya lebih ramai. Selain itu, harga pada hari biasa terkadang lebih bersahabat karena tidak ada lonjakan pengunjung.
Belanja di Pasar Beringharjo bukan hanya soal membawa pulang barang, tetapi juga tentang merasakan budaya dan suasana khas pasar tradisional Yogyakarta.
Dengan mengikuti tips di atas mulai dari menawar harga, membandingkan barang, hingga memanfaatkan pembayaran digital kamu bisa berhemat sekaligus menikmati pengalaman belanja yang menyenangkan.
Jadi, jika berkunjung ke Yogyakarta, sempatkanlah singgah ke Pasar Beringharjo. Siapkan strategi belanja hematmu, dan pulanglah dengan hati puas serta tas penuh oleh-oleh khas Jogja.
***