Festival Langen Cerito Sukses Digelar, Kontingen Wonosari Raih Posisi Kedua

Bagikan :

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) menyelenggarakan Lomba Langen Carito pada, Sabtu (22/6/2024).

Kepala Kundha Kabudayan Kabupaten Gunungkidul menjelaskan langen carito itu merupakan satu seni yang menggabungkan antara seni tari dan wicoro. Sehingga ia menilai seni langen carito merupakan satu jenis seni yang memiliki tingkat kesulitan dalam mempraktekan seni ini.

Memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, tidak menyurutkan Kundha Kabudayan Gunungkidul untuk tetap menyelenggarakan kompetisi kesenian ini. Ia menuturkan, Kabupaten Gunungkidul merupakan satu-satunya kabupaten yang menyelenggarakan kompetisi kesenian ini.

“Kesenian ini cukup sulit, yang berani menyelenggarakan langen carito hanya di Kabupaten Gunungkidul dari 4 kabupaten/kota di DIY dan ini menjadi satu-satunya kebanggaan karena kami dengan tegas melestarikan tari dan wicoro dalam bahasa jawa,” terang Agus Mantara.

Sementara Penggarap Kontingen Kapanewon Wonosari Sigit Tri Nugroho menjelaskan, soal persiapannya sendiri dari bulan April tim menyeleksi ke sekolahan yang ada ekstrakulikuler karawitan dan sanggar yang ada di kapanewon wonosari untuk mencari talent. Kemudian, lanjutnya, dari bulan Mei hingga pentas, kelompoknya latihan seminggu 3 sampai 4 kali.

Kata dia, cerita yang dibawakan itu salah satu cerita pilihan yang ditentukan dari dinas kundha kabudayaan saat tehnical meeting. Akan tetapi beberapa sanggitnya diubah karena dalam langen carita ada beberapa yang harus dihindari yakni, kekerasan, percintaan, pemeran orang tua.

“Puji syukur alhamdulillah kami dan anak anak bangga mudah mudahan tahun depan langen carito kapanewon wonosari lebih baik,
Saya tidak sendiri ada Dwi kristiani, S. Sn
Catur Widyaningsih, S. Sn dan juga Albertus Juang Perkasa.” kata Sigit.

Ia berharap untuk kedepannya dari pihak penyelenggara harus memperhatikan waktu pelaksanaan, penataan gamelan dan akustiknya serta audionya dapat ditingkatkan.

“Terimakasih dinas kebudayaan gunungkidul mudah mudahan langen carita kedepannya lebih baik,” tandasnya.

Berita Terkini