Usia Medium Well di Angka Berapa? Viral Istilah Baru Ramai Jadi Postingan TikTok

Bagikan :
Belakangan ramai istilah baru di TikTok yaitu Medium Well, berikut arti serta penjelasan usia yang dimaksud, foto ilustrasi (Pexels// cottonbro studio)

jogjaberkabar – Baru-baru ini, jagat media sosial (medsos) diramaikan oleh istilah baru yang unik yakni “Medium Well”.

Istilah ini rupanya tidak berasal dari ranah psikologi atau sosiologi, melainkan berakar dari dunia kuliner.

Namun, istilah tersebut kini ramai digunakan warganet untuk menggambarkan fase usia tertentu yang sedang mereka alami.

Fenomena ini mencuat lewat berbagai unggahan di TikTok dan media sosial lainnya.

Tak sedikit pengguna membuat konten dengan format jokes, reflektif sekaligus relatable.

Misalnya salah satu unggahan di TikTok berbunyi, “Memasuki usia Medium Well, dipanggil kadang bu, kadang kak, kadang mbak, kadang dek, kadang tante, kadang dipanggil tapi tidak dengar.”

Postingan semacam ini lantas menyedot perhatian, terutama mereka yang merasa sedang berada di fase hidup tersebut.

Namun apa sebenarnya arti dari “Medium Well” dalam konteks ini? Dan usia berapa yang dimaksud dengan fase Medium Well itu?

Makna Medium Well

Secara asal-usul, istilah “Medium Well” merupakan istilah teknik memasak daging, khususnya steak.

Dalam dunia kuliner, tingkat kematangan daging memiliki beberapa kategori, mulai dari rare, medium rare, hingga well done.

Nah, “Medium Well” sendiri menggambarkan daging yang telah hampir matang sempurna, dengan sedikit warna merah muda yang tersisa di bagian tengah.

Daging pada tahap ini sudah cukup empuk dan lezat, tetapi belum sepenuhnya kering.

Dari situlah, istilah ini kemudian diadaptasi oleh warganet untuk mendeskripsikan fase usia manusia.

Mereka menganggap usia “Medium Well” sebagai perumpamaan dari seseorang yang sudah hampir “matang” dalam hidup.

Baik itu secara emosional, finansial, maupun sosial, tetapi belum benar-benar sampai pada titik mapan sepenuhnya seperti generasi yang lebih tua.

Usia Medium Well Antara 30 hingga 40 Tahun

Bila ditanya secara spesifik, usia berapa yang termasuk kategori “Medium Well”, maka jawabannya adalah sekitar usia 30 hingga awal 40-an tahun.

Di rentang usia inilah seseorang biasanya berada dalam masa transisi antara usia muda dengan usia dewasa yang lebih stabil.

Mereka yang berada di usia ini biasanya sedang sibuk dengan berbagai peran hidup yaitu membangun karier, membesarkan anak, menjaga kestabilan rumah tangga, atau bahkan masih mencari jati diri.

Bahkan, sering kali mereka sudah tidak bisa lagi disebut muda, namun juga belum benar-benar masuk kategori tua.

Maka, tak heran jika banyak orang merasa berada di “zona abu-abu” dalam soal panggilan sosial, misalnya dipanggil “mbak” di satu waktu, namun bisa jadi “bu” di kesempatan lain.

Bahkan ada yang sudah merasa seperti “tante” namun jiwanya masih seperti “kakak” mahasiswa.

Di sinilah letak keunikan istilah “Medium Well” yang mampu menggambarkan kompleksitas identitas sosial pada usia tersebut.

Mengapa Bisa Viral di TikTok?

TikTok sebagai platform ekspresi visual yang cepat dan lugas, menjadi tempat subur bagi viralnya istilah “Medium Well”.

Warganet, terutama mereka yang memasuki usia 30-an, merasa menemukan istilah yang bisa mewakili kondisi psikologis dan sosial mereka saat ini.

Berdasarkan pantauan jogjaberkabar.com di platform milik ByteDance tersebut pada Sabtu, (26/7), banyak video dibuat dengan latar musik melankolis, ditambah teks-teks naratif yang membahas bagaimana rasanya berada di tengah kehidupan yang tidak mudah dijelaskan tersebut.

Konten-konten bertema “Medium Well” pun menjadi cermin dari kesadaran kolektif generasi ini, yang sedang berjuang di antara harapan masa muda dan realita tanggung jawab dewasa.

Bahkan banyak yang menjadikan istilah ini sebagai cara untuk berdamai dengan tekanan hidup, dengan menertawakan situasi diri sendiri sebagai bentuk penerimaan yang sehat.

Umur ‘Medium’

Jadi kesimpulannya, usia “Medium Well” secara umum merujuk pada rentang usia 30 sampai 40 tahun.

Di mana seseorang sudah melewati masa pencarian jati diri, namun belum sepenuhnya merasa mapan atau selesai dalam hidup.

Istilah ini lahir dari kreativitas warganet yang menggunakan analogi dari tingkat kematangan daging.

Kemudian, istilah “Medium Well” dinilai menggambarkan fase kehidupan yang nyaris matang secara utuh, tetapi masih menyimpan sisa-sisa kejutan, semangat, dan kegamangan.***

Berita Terkini