
jogjaberkabar – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan momen penting yang menandai awal perjalanan siswa baru di lingkungan pendidikan yang baru. Berikut ide permainan MPLS yang seru dan bisa membuat siswa baru cepat akrab.
Kegiatan tahunan ini diselenggarakan di hampir seluruh sekolah setiap awal tahun ajaran, dan bertujuan untuk membantu para peserta didik menyesuaikan diri dengan suasana sekolah, memahami tata tertib, serta menjalin hubungan positif dengan teman seangkatan maupun guru.
Agar kegiatan MPLS 2025 terasa lebih hidup, menyenangkan, dan meninggalkan kesan mendalam, sangat penting bagi panitia untuk menghadirkan ide permainan MPLS yang menarik dan interaktif.
Selain dapat mencairkan suasana, berbagai permainan ini juga bermanfaat untuk meningkatkan semangat, kekompakan, serta mempercepat proses adaptasi antar siswa baru.
Berikut ini 10 ide aktivitas permainan MPLS yang seru dan inspiratif untuk menciptakan suasana keakraban di antara siswa:
1. Estafet Hula Hoop: Uji Kekompakan dan Kelincahan
Permainan ini mengandalkan kerja sama tim yang baik dan kelincahan tubuh. Setiap kelompok, yang sudah dibentuk oleh panitia sebelumnya, akan berbaris sejajar dan diberikan satu buah hula hoop.
Tantangannya adalah, hula hoop harus berpindah dari peserta pertama hingga terakhir tanpa bantuan tangan untuk menggerakkan alat tersebut. Jika hula hoop terjatuh, kelompok tersebut harus memulai kembali dari awal. Kelompok yang berhasil memindahkan hula hoop paling cepat akan keluar sebagai pemenang.
Selain menyenangkan, permainan ini juga mengajarkan pentingnya koordinasi, komunikasi, dan strategi dalam menyelesaikan tantangan bersama.
2. Telur, Ulat, Kepompong, Kupu-Kupu: Evolusi Diri yang Mengasyikkan
Mengadaptasi konsep metamorfosis kupu-kupu, permainan ini sangat cocok dimainkan secara individu. Awalnya, semua peserta memulai dari fase “telur” dengan membuat gestur tangan melingkar di atas kepala.
Untuk bisa naik ke fase berikutnya (ulat, kepompong, hingga kupu-kupu), setiap siswa harus menantang temannya dalam permainan gunting, batu, kertas. Yang menang naik ke fase berikutnya, sementara yang kalah tetap berada di fase saat ini dan mencari lawan lain.
Permainan berakhir ketika hanya tersisa segelintir murid yang belum menjadi kupu-kupu. Mereka dianggap kalah, namun tetap diberi semangat karena telah berusaha. Aktivitas ini sangat efektif untuk membuat siswa saling berinteraksi, tertawa bersama, dan membangun suasana kompetitif yang sehat.
3. Simon Says (Simon Berkata): Latihan Konsentrasi yang Seru
“Simon berkata berdiri!” – Jika instruksi diawali dengan kata “Simon berkata”, maka peserta harus mengikuti perintah tersebut. Namun, jika panitia memberikan instruksi tanpa awalan itu, peserta yang tetap melakukannya akan dianggap gugur.
Permainan ini sangat efektif untuk melatih konsentrasi dan refleks siswa baru. Agar lebih menghibur, panitia bisa memberikan hukuman ringan seperti menyanyi atau menari bagi peserta yang kalah. Selain seru, game ini juga membantu menciptakan suasana yang hangat dan penuh tawa.
4. Cerdas Cermat: Asah Otak Sambil Menjalin Kompak
Permainan ini tidak hanya seru tetapi juga edukatif. Panitia bisa membagi peserta menjadi beberapa kelompok kecil, lalu memberikan pertanyaan seputar pelajaran umum, seperti matematika, IPA, IPS, atau bahkan pertanyaan seputar profil sekolah.
Kelompok yang menjawab paling banyak dengan benar akan dinyatakan sebagai juara. Selain menumbuhkan semangat belajar, cerdas cermat juga membentuk kerja sama tim dan mendorong siswa untuk aktif berpikir.
5. Tebak Gaya: Ekspresi Tanpa Suara
Dalam permainan ini, peserta harus menebak kata atau frasa tertentu hanya melalui gerakan tubuh yang diperagakan oleh temannya. Panitia dapat menyiapkan daftar kata yang berkaitan dengan kehidupan sekolah seperti “belajar”, “guru”, “bel istirahat”, dan sebagainya.
Tim yang mampu menebak paling banyak dalam waktu yang ditentukan akan menjadi pemenang. Game ini sangat cocok untuk melatih komunikasi nonverbal dan kreativitas, serta mengundang gelak tawa karena aksi-aksi lucu yang muncul selama permainan.
6. Menara Sedotan: Siapa Paling Tinggi dan Stabil?
Panitia dapat membagi siswa menjadi beberapa kelompok, lalu memberikan bahan sederhana seperti sedotan dan selotip. Tugas tiap kelompok adalah membangun menara setinggi mungkin dalam waktu tertentu.
Kelompok dengan menara tertinggi yang tetap berdiri tegak akan memenangkan permainan. Permainan ini sangat bagus untuk mengembangkan kreativitas, perencanaan, dan kerja tim di kalangan siswa baru.
7. Balap Karet dengan Sedotan: Latihan Fokus yang Lucu
Setiap peserta diberi sedotan dan karet gelang kecil. Tujuannya adalah memindahkan karet dari satu ujung ke ujung lain dengan menggunakan sedotan dan mulut, tanpa menyentuh karet dengan tangan.
Permainan ini terlihat mudah, tetapi ternyata membutuhkan ketenangan dan konsentrasi tinggi. Cocok dimainkan di sesi siang ketika semangat peserta mulai menurun, karena gerakannya yang lucu bisa menyegarkan kembali suasana.
8. Puzzle Tim: Rakitan Cepat dan Kolaboratif
Panitia bisa membuat potongan puzzle dari kertas karton bergambar logo sekolah atau maskot MPLS. Setiap kelompok mendapat satu set puzzle yang harus dirakit secepat mungkin.
Kelompok tercepat dan paling rapi akan jadi juara. Selain melatih koordinasi visual dan motorik, puzzle tim juga mempererat hubungan antar anggota kelompok.
9. Tebak Siapa Aku: Ice Breaking yang Membangun Keakraban
Salah satu siswa akan ditempeli kartu di punggungnya dengan nama tokoh, hewan, atau benda tertentu. Ia harus menebak identitas tersebut dengan bertanya kepada teman-temannya, namun hanya boleh dijawab “ya” atau “tidak”.
Permainan ini sangat efektif untuk memecah kebekuan antar peserta dan memicu interaksi sosial yang menyenangkan.
10. Estafet Air: Keringat, Tawa, dan Kerja Sama
Panitia menyiapkan ember berisi air dan gelas kecil untuk setiap kelompok. Tantangannya adalah mengoper air dari ember pertama ke wadah terakhir dengan cara menuangkan dari gelas ke gelas, dari atas kepala.
Kelompok dengan jumlah air terbanyak di wadah terakhir dinyatakan menang. Meski sederhana, permainan ini penuh tantangan dan tawa karena tak jarang peserta basah-basahan.
MPLS bukan hanya soal menyampaikan informasi dan aturan sekolah, tetapi juga merupakan kesempatan emas untuk menumbuhkan semangat, rasa percaya diri, dan kebersamaan antar siswa baru.
Melalui berbagai permainan seru seperti yang telah dijabarkan di atas, suasana menjadi lebih menyenangkan dan siswa pun lebih cepat merasa nyaman.
Dengan menghadirkan 10 ide permainan MPLS 2025 yang kreatif, edukatif, dan menyenangkan, panitia sekolah dapat menciptakan pengalaman MPLS yang berkesan dan tak terlupakan bagi setiap siswa baru.
***