Profil Musa Bangun, Waketum Gerindra Kini Jadi Komisaris Utama Inalum

Bagikan :
Profil Musa Bangun terpilih menjadi Komisaris Utama PT Inalum. (dok. www.inalum.id)

jogjaberkabar – Simak profil Musa Bangun yang terpilih menjadi Komisaris Utama Inalum. Siapakah dia?

Musa Bangun, tokoh purnawirawan militer yang juga dikenal sebagai politisi aktif, kini resmi menjabat sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Keputusan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Selasa, 10 Juni 2025, yang sekaligus menandai perombakan besar dalam jajaran direksi dan komisaris perusahaan tambang milik negara tersebut.

Langkah penunjukan Musa Bangun menjadi perhatian publik, terlebih karena ia saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Dengan latar belakang militer yang kuat dan pengalaman panjang dalam dunia pertahanan dan hukum militer, Musa dipercaya mengisi posisi strategis di Inalum demi memperkuat arah tata kelola dan kepemimpinan perusahaan.

Kiprah Musa Bangun: Dari Militer ke Dunia Korporasi

Lahir pada tahun 1959, Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan) Musa Bangun meniti karier militer sejak lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1983.

Ia berasal dari kecabangan Infanteri, dan selama puluhan tahun pengabdiannya di TNI Angkatan Darat, ia memegang berbagai jabatan penting yang menunjukkan kapasitas strategis dan kepemimpinan tinggi.

Beberapa posisi yang pernah dipercayakan kepadanya antara lain:

  1. Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (2009–2010)
  2. Inspektur Kostrad Dirdok Kodiklat TNI AD (2012–2013)
  3. Komandan Korem 131/Santiago (2013–2015)
  4. Pati Ahli Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Bidang Hukum (2015)
  5. Koordinator Staf Ahli Kasad (2015–2017)

Dalam perjalanannya, Musa juga dikenal sebagai figur yang ahli dalam bidang hukum militer. Jabatan terakhirnya sebelum pensiun adalah sebagai Pati Ahli Kasad Bidang Hukum, yang menunjukkan kredibilitasnya dalam mengelola aspek hukum dalam dunia militer yang kompleks.

Peran Baru di Inalum

Setelah menyelesaikan pengabdian di militer, Musa Bangun melangkah ke dunia politik dan korporasi. Di dunia bisnis, kini ia memegang peran penting di Inalum tidak hanya sebagai Komisaris Utama, tetapi juga Ketua Komite Nominasi, Remunerasi, Pemantau Risiko dan Tata Kelola Perusahaan (NRPRGCG).

Posisi ini sangat strategis karena menyangkut pengawasan terhadap kebijakan manajemen perusahaan, termasuk dalam hal etika bisnis, sistem remunerasi, hingga risiko investasi dan operasional.

Penunjukan Musa di kursi ini dinilai sebagai upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas di tubuh Inalum.

Restrukturisasi Jajaran Direksi dan Komisaris Inalum

RUPS tanggal 10 Juni 2025 bukan hanya menghadirkan Musa Bangun dalam jajaran komisaris. Perusahaan juga mengumumkan serangkaian perubahan penting di level direksi dan komisaris lainnya. Berikut adalah susunan baru manajemen Inalum:

Direksi Inalum:

Direktur Utama: Melati Sarnita
(Menggantikan Ilhamsyah Mahendra, sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengembangan Usaha)

Direktur Keuangan: Ken Permana

Direktur Pengembangan Usaha: Arif Haendra

Direktur Operasi: Ivan Ermisyam

Direktur Strategic Support and Human Capital: Benny Wiwoho

Komisaris Inalum:

Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Musa Bangun

Komisaris Independen: Hari Soebagijo

Komisaris: Kardwiyana Ukar

Komisaris: Indra Simarta

Komisaris: Ali Said

Perombakan ini merupakan bagian dari strategi restrukturisasi yang dilakukan pemegang saham untuk memperkuat daya saing dan tata kelola perusahaan, khususnya di sektor pertambangan strategis seperti aluminium.

Apresiasi atas Dedikasi: Deretan Penghargaan Musa Bangun

Selama masa tugasnya di institusi militer, Musa Bangun menerima beberapa penghargaan dari negara sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusinya. Dua penghargaan tertinggi yang ia terima adalah Bintang Yudha Dharma Nararya dan Bintang Kartika Eka Paksi Nararya

Penghargaan ini diberikan kepada prajurit TNI yang menunjukkan kepemimpinan dan pengabdian luar biasa bagi bangsa dan negara.

Penunjukan Musa Bangun sebagai Komisaris Utama Inalum membuka babak baru dalam kepemimpinan perusahaan milik negara tersebut.

Dengan latar belakang militer yang disiplin dan rekam jejak panjang di bidang hukum serta politik, Musa diharapkan dapat membawa Inalum menjadi perusahaan yang lebih adaptif, transparan, dan berdaya saing tinggi di tengah tantangan industri pertambangan global.

Kombinasi antara manajemen profesional dan pengawasan komisaris yang kuat diharapkan mampu membawa transformasi positif bagi Inalum dalam beberapa tahun ke depan.

Kehadiran Musa Bangun pun dinilai strategis untuk mendorong sinergi antara visi korporasi dan kepentingan nasional di sektor sumber daya alam.

***

Berita Terkini