
jogjaberkabar – Menjelang akhir tahun ajaran 2024/2025, sekolah-sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) di Indonesia tengah bersiap membagikan rapor semester dua.
Untuk jenjang TK B anak-anak usia 5 sampai 6 tahun, rapor bukan sekadar alat evaluasi, tetapi juga cerminan dari perkembangan holistik anak selama satu semester penuh. Biasanya, rapor ini dibagikan pada minggu ketiga atau keempat bulan Juni.
Dalam Kurikulum Merdeka, format penyusunan rapor TK B mengedepankan narasi deskriptif yang mendalam dan individual, bukan sekadar angka.
Guru perlu menyusun narasi rapor secara menyeluruh agar dapat memberikan gambaran yang utuh mengenai capaian belajar, kebutuhan penguatan, hingga rencana pengembangan selanjutnya.
Tujuan Penyusunan Deskripsi Rapor TK B
Penting bagi para guru dan orang tua untuk memahami bahwa narasi dalam rapor TK bukan hanya rangkuman hasil belajar anak, tetapi juga menjadi pedoman lanjutan dalam mendampingi tumbuh kembang mereka. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, deskripsi rapor TK B ditujukan untuk:
- Menjelaskan capaian pembelajaran (CP) yang telah dicapai anak.
- Mengidentifikasi tujuan pembelajaran yang masih butuh penguatan.
- Menyusun rencana stimulasi lanjutan guna mencapai CP yang belum terlihat.
- Menyampaikan progres anak dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Komponen Penting dalam Deskripsi Capaian Belajar TK B
Guru perlu merinci narasi rapor berdasarkan indikator perkembangan yang telah ditetapkan sesuai usia anak 5–6 tahun. Beberapa indikator tersebut meliputi:
- Nilai agama dan budi pekerti.
- Jati diri dan karakter.
- Dasar literasi dan numerasi.
- Pengembangan minat dalam sains, teknologi, seni, dan matematika (STEAM).
- Kemampuan sosial dan motorik halus maupun kasar.
Dalam setiap deskripsi capaian, guru perlu mencantumkan:
- Kompetensi atau materi yang telah dipelajari dan dikuasai anak.
- Bukti konkret berupa perilaku, hasil karya, atau ucapan anak yang relevan.
- Capaian yang belum muncul secara maksimal.
- Tindak lanjut guru untuk menstimulasi aspek yang masih lemah.
- Saran untuk orang tua agar dapat melanjutkan stimulasi di rumah.
Contoh 20 Narasi Deskripsi Rapor TK B Kurikulum Merdeka
Berikut adalah kumpulan contoh narasi deskripsi rapor TK B yang telah disusun berdasarkan berbagai aspek capaian belajar.
1. Nilai Agama dan Budi Pekerti
Ananda menunjukkan kedisiplinan dalam beribadah dan telah mengenal tempat ibadah serta simbol keagamaannya seperti masjid dan kitab suci. Ia juga mulai memahami sifat-sifat Tuhan melalui cerita yang disampaikan guru. Untuk memperkuat pemahamannya, orang tua dapat mengajak Ananda mengenal huruf hijaiyah atau mendengarkan kisah nabi.
2. Pengembangan Karakter
Ananda terlihat memiliki empati dan senang membantu teman yang mengalami kesulitan. Ia juga mulai memahami konsep kejujuran dalam bermain. Orang tua disarankan memberikan contoh nyata tentang kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.
3. Kemampuan Bahasa Lisan
Ananda aktif dalam berbicara dan mampu menjawab pertanyaan dengan kalimat lengkap. Ia juga bisa mengulang kembali isi cerita yang didengarnya. Untuk mengembangkan kemampuan ini, orang tua bisa membacakan buku cerita dan berdiskusi ringan tentang tokoh-tokoh di dalamnya.
4. Kemampuan Literasi Dasar
Ananda mampu mengenali huruf vokal dan beberapa huruf konsonan awal. Ia juga senang bermain kartu alfabet dan bisa mengurutkan huruf sesuai urutan. Latihan menghubungkan huruf dengan bunyi dapat dilakukan di rumah melalui lagu-lagu anak.
5. Numerasi Dasar
Ananda dapat menghitung benda 1–10 dan mengenali angka secara tertulis. Ia juga bisa membedakan ukuran benda (besar-kecil) dan memahami konsep banyak-sedikit. Orang tua bisa menstimulasi dengan permainan menghitung benda di rumah, seperti sendok atau mainan.
6. Kemampuan Motorik Kasar
Ananda menunjukkan koordinasi tubuh yang baik saat bermain lompat tali dan mengikuti gerakan senam. Ia juga bisa melempar dan menangkap bola dengan cukup baik. Stimulasi lanjutan dapat dilakukan dengan kegiatan fisik ringan bersama keluarga.
7. Kemampuan Motorik Halus
Ananda mampu memegang alat tulis dengan baik dan membuat bentuk dasar seperti lingkaran dan garis lurus. Ia juga bisa menggunting kertas dengan pola sederhana. Orang tua dapat mengajak anak membuat kerajinan tangan sederhana di rumah.
8. Minat Sains
Ananda menunjukkan ketertarikan saat melakukan eksperimen sederhana, seperti mengamati perubahan es batu menjadi air. Ia juga aktif bertanya tentang benda-benda di sekitarnya. Orang tua bisa memperluas minat sains melalui kegiatan eksplorasi alam di rumah.
9. Kemampuan Sosial Emosional
Ananda mulai mampu mengendalikan emosinya saat menghadapi situasi yang membuatnya kesal. Ia juga dapat mengungkapkan perasaannya kepada guru atau teman. Latihan mengenal emosi dapat dilakukan lewat buku cerita bertema emosi anak.
10. Kreativitas dan Seni
Ananda senang menggambar dan mewarnai dengan kombinasi warna yang menarik. Ia juga menikmati kegiatan bernyanyi dan menari bersama teman. Di rumah, orang tua bisa menyediakan waktu khusus untuk menggambar atau menyanyi bersama.
Deskripsi rapor TK B dalam Kurikulum Merdeka harus mampu menggambarkan keunikan dan potensi tiap anak. Dengan narasi yang tepat, guru tidak hanya melaporkan hasil, tetapi juga menyusun pijakan yang kokoh untuk tumbuh kembang anak ke depan.
Sinergi antara guru dan orang tua sangat penting dalam mendukung capaian pembelajaran dan membentuk karakter anak yang utuh sejak dini.
Semoga 10 contoh deskripsi rapor di atas bisa menjadi referensi bermanfaat bagi guru TK B dalam menyusun laporan perkembangan anak secara holistik, mendalam, dan sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
***