
GUNUNGKIDUL, (JB) – Jum’at Pahing (6/12/2024) Paguyuban Pulanggeni yang aktif di pelestarian tradisi dan budaya serta sosial masyarakat berumur empat tahun, diselenggarakan sarasehan dan juga doa bersama.Acara yang digelar secara sederhana dan sakral ini dihadiri oleh puluhan anggota dari berbagai wilayah baik dari Kabupaten Gunungkidul, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jakarta dengan berbagai background dari seniman, perupa, pelestari budaya, jurnalis, akademisi, dan masih banyak lainnya.
Dalam kesempatan yang sama Endra Widiyanto selaku Ketua Pulanggeni menjelaskan bahwa acara seperti ini memang secara rutin digelar setiap hari Jum’at Pahing.

“Pulanggeni sendiri bukan ormas atau apapun itu, kami adalah kelompok yang ingin tetap menjaga pelestarian tradisi budaya sejarah serta kepedulian ke masyarakat , Karena menjaga tradisi dan sejarah itu kan berat ya mas tidak mungkin sendiri, begitu juga semakin kesini banyak anak muda seumuran saya yang mulai meninggalkan tradisi dan budaya jawa apalagi tentang sejarah. ” ungkap Endra. (6/12)
“Alhamdulillah hari ini banyak yang hadir dari berbagai wilayah, untuk kedepan akan kami jaga solidaritas dan ikatan kekeluargaan ini serta menjaga tradisi dan kebudayaan jawa agar tetap dilestarikan. ” imbuhnya.
Danang seribukawan Seniman Asli Gunungkidul yang juga didalam keluarga Pulanggeni sangat mendukung kegiatan serta mengapresiasi visi misi Pulanggeni.
“Ini sangat bagus dan saya mendukung untuk kedepan agar Generasi penerus juga tertarik serta ikut andil dalam pelestarian ini, Untuk Pulanggeni sendiri semoga kedepan semakin solid dan berkembang. ” pungkasnya.