
Sleman,(Jb)–Sabtu (30/11/2024) HOME Children Center, program inovatif Human Initiative yang dirancang untuk mendukung pemenuhan sepuluh hak dasar anak, akan diluncurkan di Kelurahan Sendangadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. HOME merupakan akronim dari Hug, Opportunity, Mentality, dan Education, hadir sebagai wadah untuk memenuhi hak dan perlindungan anak yang terintegrasi dengan pemberdayaan ibu mereka.
Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menciptakan ruang yang aman, menyenangkan, dan mendukung pengembangan diri anak-anak, baik dari aspek pendidikan, kreativitas, maupun perlindungan. Di dalamnya, anak-anak akan mendapat dukungan untuk membangun dan membentuk karakternya melalui wadah bermain, belajar, dan berkreasi. Terdapat lima program utama, yaitu: Rumah Proteksi, Rumah Kreasi, Rumah Bermain, Rumah Belajar, dan Rumah Karakter. Perwujudan kegiatan HOME mencakup berbagai kelas interaktif dan edukatif seperti Kelas Literasi, Kelas Matematika, Kelas Keterampilan, Kelas Bahasa, Kelas Parenting, hingga Kelas Kebencanaan. Setiap kegiatan yang diagendakan memiliki sisi urgensinya sendiri. Salah satu urgensi dalam program tersebut adalah kenyataan bahwa Indonesia sedang menghadapi krisis literasi serius, dengan menempati peringkat ke-60 dari 61 negara dalam literasi membaca dengan indeks minat baca masyarakat yang hanya berada diangka 0,001%. Alasan tersebut yang melatarbelakangi kelas literasi di HOME. Seluruh anak di wilayah Ngemplak Nganti serta masyarakat umum, termasuk orang tua, dapat ikut terlibat dalam program ini.
Program ini didukung penuh oleh stakeholder baik dari pemerintahan maupun masyarakat. HOME Children Center yang merupakan program kolaborasi multipihak, turut mengundang beberapa stakeholder saat launching, yaitu DP3AP2 DIY (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta, P3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Kependudukan, dan Keluarga Berencana) Kabupaten Sleman, Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Panewu Kapanewon Mlati, Lurah Kalurahan Sendangadi. Mitra dari Human Initiative yang terdiri dari, Ascott Limited, Naturindo, Special Sambal. Serta undangan lain seperti Pimpinan Universitas Teknologi Yogyakarta, Forum Anak Kalurahan Sendangadi, Kepala Sekolah SD N Ngemolak Nganti, Kepala Dusun Ngemplak, Ketua RW 1 dan 2 Ngemplak Nganti, dan tokoh Masyarakat Dusun Ngemplak Nganti.
Acara peresmian ini dimulai pada pukul 09.00 sampai 12.00 WIB. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi; pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Doa, Sambutan-sambutan, Penyerahan Piagam Ucapan Terima kasih pada donor, pengukuhan relawan pengurus HOME, Peresmian HOME, Penampilan anak-anak, dan kegiatan HOME Tour. Yang menarik perhatian dalam acara peresmian kali ini adalah kegiatan HOME Tour yang dikonsepkan sebagai ajang untuk display kegiatan-kegiatan yang akan berlangsung dalam HOME. Display tersebut menampilkan gambaran bagaimana program-program yang diagendakan dalam HOME berlangsung. Hal tersebut yang membuat para undangan dapat melihat proses belajar mengajar yang sudah disiapkan.
Muthori Kepala Cabang Human Initiative, mengungkapkan harapan besarnya terhadap HOME, “Semoga HOME Childern Center bisa menjadi tempat bermanfaat untuk mengembangkan diri dan kreativitas anak-anak. Selain itu, HOME dapat digunakan sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar, menjadi rumah kedua, dan berbagi ilmu yang sudah didapat dari bangku sekolah,” tutur beliau.
Drs. Arifin, M.Laws Panewu Kapanewon Mlati, Sleman, Yogyakarta mengungkapkan apresiasi dan dukungannya untuk keberlangsungan HOME Children Center.
“Saya sangat mendukung program HOME Children Center di Mlati ini, karena kita membutuhkan ruang kolaborasi untuk menjaga anak-anak kita agar memiliki mental yang tangguh. Kami menyambut baik dan siap melakukan kolaborasi-kolaborasi ke depan, banyak juga komunitas-komunitas yang sejalan yang bisa berkolaborasi dengan program Human Initiative” tuturnya.
Melalui peresmian ini, HOME diharapkan dapat dikenal luas oleh masyarakat sebagai inovasi yang mendukung tumbuh kembang anak-anak, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk bersama-sama memberi ruang yang aman, nyaman dan bermartabat untuk anak dalam rangka pemenuhan 10 hak anak. Hal ini selaras dengan yang disampaikan Zuli Murpuji Astuti, S.S., M.Si selaku Kepala Bidang Perlindungan Perempan dan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, Provinsi Yogyakarta dalam sambutannya.
“Adanya HOME Children Center ini sejalan dengan program Perlindungan anak dan perempuan DP3AP2 Provinsi, yaitu memberikan ruang yang ramah anak. Harapannya dengan begitu kita bisa bersama-sama menjaga anak-anak kita dari kekerasan terhadap anak. Termasuk perlindungan perempuan maupun keluarga. Dan relawan yang ada disini selaras dengan relawan sapa yang diinisiasi oleh DP3AP2 untuk mengadvokasi dan mengukasi masyarakat terkait isu anak, perempuan dan keluarga”. imbuhnya.
Zuli juga menyampaikan dukungannya terhadap program HOME Children Center ini dan siap berkolaborasi untuk kedepannya. Harapan beliau, suatu saa nanti ada HOME Children Center juga di tempat lain di Yogyakarta khususnya di Kabupaten Kulonprogo dan Gunungkidul.