
JOGJA BERKABAR – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Jogja-Solo. Kali ini melibatkan dua sepeda motor dan satu mobil.
Peristiwa tersebut terjadi di Km 13, tepatnya di Jalan Cangkringan, Kalurahan Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, pada Rabu, 22 April sekitar pukul 14.30 WIB.
Kejadian ini menimbulkan kerugian materiil hingga belasan juta rupiah dan juga korban jiwa.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, kecelakaan bermula saat dua sepeda motor Honda Beat melaju dari arah timur ke barat.
Di lokasi kejadian, kedua pengendara mencoba berbelok ke kanan. Di saat yang hampir bersamaan, sebuah mobil Toyota Fortuner melaju dari arah belakang.
Jarak antar kendaraan ternyata sudah terlalu dekat. Situasi ini membuat tabrakan tidak bisa dihindari. Benturan pun terjadi cukup keras, terutama mengenai bagian belakang kedua sepeda motor.
Kondisi Kendaraan
Akibat kejadian tersebut, kedua sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah. Bagian bodi belakang terlihat rusak berat. Total kerugian dari dua motor ini diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.
Sementara itu, mobil Toyota Fortuner juga mengalami kerusakan meski tidak separah motor. Bagian bumper depan terlepas. Lampu depan kanan pecah. Foglamp juga ikut rusak. Kerugian dari mobil diperkirakan sekitar Rp2 juta.
Korban dalam Kecelakaan
Kecelakaan ini tidak hanya menyebabkan kerugian materiil. Satu orang pengendara sepeda motor berinisial Y, warga Prambanan, Sleman, meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban mengalami cedera kepala berat.
Pengendara lainnya, RVA yang merupakan warga Kalasan, Sleman, mengalami cedera kepala sedang. Korban kemudian dilarikan ke RS Muhammadiyah Gamping untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Sementara itu, pengemudi mobil Toyota Fortuner berinisial DFW, warga Klaten, Jawa Tengah, tidak mengalami luka dalam kejadian ini.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bahwa kondisi jalan yang padat dan manuver kendaraan seperti berbelok perlu dilakukan dengan sangat hati-hati.
Jarak antar kendaraan juga menjadi hal penting yang sering diabaikan. Dalam situasi seperti ini, reaksi cepat saja kadang tidak cukup untuk menghindari tabrakan.***