
Gunungkidul, Jogjaberkabar.com – Halal bihalal dan pengajian akbar kembali menghidupkan suasana religius di wilayah Ngoboran, Mulo, Wonosari, Gunungkidul. Kegiatan bertajuk Ngoboran Bersholawat 02 ini digelar pada Selasa malam (31/3/2026) , bertempat di Griya Ngoboran, barat Ngingrong, mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai.
Rangkaian acaranya sendiri tidak hanyak Ngoboran Bersholawat akan tetepai sebelumnya sudah di laksanakan Festival Anak Sholeh seperti lomba Adzan, Hadroh, Melukis yang diikuti oleh banyak peserta dengan hadiah sampai jutaan rupiah.
Mas Oki perwakilan dari panitia menerangkan bahwa acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan masyarakat melalui lantunan sholawat dan tausiyah keagamaan. Hadir sebagai penceramah utama, Gus Reza (Dr. KH Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A.) dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, yang dikenal dengan dakwahnya yang sejuk dan penuh makna.
Selain itu, suasana semakin khidmat dengan penampilan sholawat Simtud Duror yang dibawakan oleh Gus Mustain, serta iringan hadroh dari grup Adem Ayem yang menambah kekhusyukan jamaah dalam bersholawat.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh keluarga besar Mbah Tris Sugiman bersama Bapak Wasiran sekeluarga dari Samarinda sebagai sohibul hajat, yang turut mengundang masyarakat luas untuk bersama-sama merasakan keberkahan acara.
” Terima kasih juga atas hadirnya Pak Wakil Bupati Gunungkidul beserta jajaran semoga menjadi silaturahmi berlanjut. “imbuhnya (31/3)
Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto yang turut hadir juga menyampaikan bahwa Halal Bi Halal tidak sekadar tradisi, melainkan wujud ajaran Islam tentang saling memaafkan, mempererat persaudaraan, dan menyatukan hati di tengah tantangan perpecahan sosial. Sementara Ngoboran Bersholawat dimaknai sebagai simbol menyalakan cahaya di tengah kegelapan zaman, yakni cahaya iman, ilmu, dan keteladanan.
“Luar biasa kekuataan kebersamaanya dari festival anak sholeh dan ngoboran bersholawat ini semoga semakin solid dan doa terbaik untuk semua. ” pungkas Joko.
Oki juga menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Gunungkidul. (Hari)