Pesawat Smart Air PK-SNS Jatuh di Perairan Nabire Saat Pendaratan, Seluruh Penumpang Selamat

Bagikan :
Ilustrasi Pesawat Smart Air PK-SNS Jatuh di Perairan Nabire Saat Pendaratan, Seluruh Penumpang Selamat/Unsplash

JOGJA BERKABAR – Pesawat Smart Air tipe Caravan PK-SNS tujuan Kaimana jatuh di perairan Nabire, Papua Tengah, pada Selasa 27 Januari 2026. Seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Sebuah pesawat milik maskapai Smart Air mengalami kecelakaan saat hendak mendarat di wilayah Nabire, Papua Tengah, pada Selasa, 27 Januari 2026. Pesawat jenis Caravan dengan registrasi PK-SNS tersebut dilaporkan jatuh dan tercebur ke perairan pantai Logpond Kaladiri, tidak jauh dari area bandara.

Peristiwa ini terjadi ketika pesawat melakukan penerbangan dari Nabire menuju Kaimana, Papua Barat. Informasi awal menyebutkan pesawat membawa belasan orang yang terdiri dari penumpang dan awak kabin.

Kapolres Nabire, Ajun Komisaris Besar Polisi Samuel Tatiratu, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa pesawat Smart Air yang terbang sekitar pukul 12.45 Waktu Indonesia Timur mengalami kecelakaan dan jatuh di perairan pantai Nabire.

Berdasarkan laporan di lapangan, badan pesawat tampak berada di dalam air. Sejumlah petugas gabungan segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi serta pengamanan area sekitar pesawat.

Konfirmasi dari Basarnas Biak

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Biak, Kundori, turut mengonfirmasi kejadian tersebut. Dalam keterangannya, ia menyebutkan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 13.20 mengenai pesawat tipe Caravan yang mengalami overshoot atau pendaratan yang melewati batas landasan, hingga akhirnya masuk ke laut.

Menurut Kundori, jumlah orang di dalam pesawat tercatat sebanyak 13 orang. Rinciannya terdiri dari 11 penumpang dan 2 kru pesawat. Seluruh penumpang dan awak berhasil dievakuasi tanpa adanya korban jiwa.

Ia juga menjelaskan bahwa lokasi jatuhnya pesawat berjarak sekitar 20,06 kilometer dari Pos SAR Nabire. Tim Basarnas bersama unsur terkait langsung bergerak cepat untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang.

Evakuasi Berjalan Lancar

Proses evakuasi dilakukan sesaat setelah kejadian. Para penumpang dan kru dievakuasi dari pesawat dalam kondisi selamat, meski sebagian besar dalam keadaan basah akibat tercebur ke laut. Setelah dievakuasi, seluruh korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Nabire untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

Kundori menegaskan bahwa tugas Basarnas terbatas pada upaya pencarian dan pertolongan. Terkait penyebab pasti kecelakaan, ia menyatakan hal tersebut bukan menjadi kewenangan pihaknya.

Menurutnya, investigasi mengenai penyebab jatuhnya pesawat akan ditangani oleh tim khusus yang berwenang di bidang keselamatan penerbangan.

Pendataan Masih Berlangsung

Hingga siang hari, pihak terkait masih melakukan pendataan kondisi para penumpang dan kru yang telah dievakuasi. Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk memastikan tidak ada korban yang mengalami cedera serius akibat insiden tersebut.

Pesawat Smart Air PK-SNS diketahui berangkat dari Nabire dengan tujuan Kaimana, Papua Barat. Insiden ini menjadi perhatian publik, mengingat jalur penerbangan perintis di wilayah Papua memiliki tantangan geografis tersendiri.

Meski demikian, keberhasilan evakuasi seluruh penumpang dan kru dalam kondisi selamat menjadi kabar yang melegakan di tengah peristiwa tersebut.

Berita Terkini