Isra Miraj 2026 Resmi Libur Nasional, Jatuh pada 16 Januari dan Hadirkan Long Weekend

Bagikan :
Ilustrasi Isra Miraj 2026 Resmi Libur Nasional, Jatuh pada 16 Januari dan Hadirkan Long Weekend/Unsplash

JOGJA BERKABAR – Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional pada Jumat, 16 Januari 2026. Libur ini menciptakan long weekend selama 3 hari dan memiliki makna penting bagi umat Islam.

Pemerintah secara resmi menetapkan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada 2026 sebagai hari libur nasional. Berdasarkan keputusan yang telah ditetapkan, Isra Miraj 2026 jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026. Penempatan tanggal ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati libur panjang karena bertepatan langsung dengan akhir pekan.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026. Melalui kebijakan ini, pemerintah memberikan ruang bagi umat Islam untuk memperingati salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam sekaligus menjaga keseimbangan kehidupan beragama di Indonesia.

Jadwal Libur Isra Miraj 2026

Dengan jatuhnya Isra Miraj pada hari Jumat, susunan hari libur pada pekan tersebut menjadi sebagai berikut:

Jumat, 16 Januari 2026 sebagai libur nasional Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
Sabtu, 17 Januari 2026 sebagai libur akhir pekan
Minggu, 18 Januari 2026 sebagai libur akhir pekan

Rangkaian tersebut secara otomatis menghadirkan long weekend selama 3 hari berturut-turut. Libur panjang ini dapat dimanfaatkan oleh pelajar, aparatur sipil negara, pegawai negeri sipil, serta pekerja dengan sistem 5 hari kerja.

Penetapan Tanggal Berdasarkan Kalender Hijriah

Dalam penanggalan Islam, Isra Miraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab. Berdasarkan kalender Hijriah 1447 Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, peringatan 27 Rajab 1447 Hijriah bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026.

Perbedaan tanggal peringatan Isra Miraj setiap tahun Masehi terjadi karena kalender Hijriah menggunakan sistem peredaran bulan. Akibatnya, peringatan hari besar Islam dalam kalender Masehi selalu bergeser sekitar 10 hingga 11 hari lebih awal setiap tahunnya.

Makna Peristiwa Isra dan Miraj

Isra Miraj merupakan peristiwa luar biasa yang dialami Nabi Muhammad SAW dalam satu malam. Peristiwa ini terbagi menjadi dua bagian utama, yakni Isra dan Miraj, yang masing-masing memiliki makna spiritual mendalam.

Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Baitul Maqdis. Perjalanan ini menjadi salah satu mukjizat besar yang menunjukkan kekuasaan Allah SWT kepada Rasul-Nya.

Sementara itu, Miraj adalah perjalanan lanjutan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha dengan melewati tujuh lapisan langit. Pada peristiwa inilah Rasulullah SAW menerima perintah salat 5 waktu sehari semalam, yang menjadi kewajiban utama bagi umat Islam hingga saat ini.

Sejarah Singkat Isra Miraj

Menurut keterangan yang dirujuk oleh Kementerian Agama, Isra Miraj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah, sebelum Rasulullah SAW berhijrah ke Madinah. Mayoritas ulama berpendapat bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar tahun 620 hingga 621 Masehi, atau sekitar 1 tahun sebelum hijrah.

Isra Miraj juga disebutkan secara langsung dalam Al Quran, tepatnya pada Surah Al Isra ayat 1, yang menegaskan perjalanan malam Rasulullah SAW sebagai bagian dari tanda kebesaran Allah SWT.

Pentingnya Peringatan Isra Miraj bagi Umat Islam

Peringatan Isra Miraj tidak hanya dimaknai sebagai hari libur nasional, tetapi juga menjadi momentum refleksi spiritual bagi umat Islam. Melalui peringatan ini, umat Islam diajak untuk:

Meningkatkan kualitas pelaksanaan salat
Memperkuat keimanan dan ketakwaan
Meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW
Merefleksikan hubungan antara manusia dan Allah SWT

Di berbagai daerah, peringatan Isra Miraj biasanya diisi dengan kegiatan keagamaan seperti pengajian, ceramah, doa bersama, serta kajian yang membahas hikmah peristiwa Isra Miraj dalam kehidupan sehari-hari.

Dasar Hukum Penetapan Libur Isra Miraj

Penetapan Isra Miraj sebagai hari libur nasional telah berlangsung sejak lama. Pemerintah pertama kali mengaturnya melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 1953. Sejak saat itu, Isra Miraj secara konsisten masuk dalam daftar resmi hari libur nasional di Indonesia.

Untuk tahun 2026, pemerintah menetapkan total 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama. Keputusan ini diambil melalui rapat tingkat menteri dan dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Menteri Agama, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa penetapan hari libur nasional disusun secara adil dan proporsional bagi seluruh pemeluk agama di Indonesia. Penyebaran hari libur keagamaan dilakukan agar seluruh umat beragama dapat merayakan hari besarnya dengan baik.

Daftar Hari Libur Nasional Tahun 2026

Berikut daftar hari libur nasional yang telah ditetapkan pemerintah untuk tahun 2026:

Kamis, 1 Januari: Tahun Baru 2026 Masehi
Jumat, 16 Januari: Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
Selasa, 17 Februari: Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
Kamis, 19 Maret: Hari Suci Nyepi
Sabtu hingga Minggu, 21 hingga 22 Maret: Idul Fitri 1447 Hijriah
Jumat, 3 April: Wafat Yesus Kristus
Minggu, 5 April: Paskah
Jumat, 1 Mei: Hari Buruh Internasional
Kamis, 14 Mei: Kenaikan Yesus Kristus
Rabu, 27 Mei: Idul Adha 1447 Hijriah
Minggu, 31 Mei: Hari Raya Waisak
Senin, 1 Juni: Hari Lahir Pancasila
Selasa, 16 Juni: Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Senin, 17 Agustus: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
Selasa, 25 Agustus: Maulid Nabi Muhammad SAW
Jumat, 25 Desember: Hari Raya Natal

Imbauan Pemanfaatan Libur Panjang

Dengan hadirnya libur panjang dalam rangka Isra Miraj 2026, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan waktu libur secara bijak. Bagi yang bepergian, perencanaan perjalanan, keselamatan, serta ketertiban umum perlu menjadi perhatian utama.

Di sisi lain, momen ini juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mempererat hubungan keluarga, sejalan dengan nilai spiritual yang terkandung dalam peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

***

Berita Terkini