Sawahan Jalankan Program INTAN PERMATA, Perkuat Layanan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Bagikan :

Pemerintah Kalurahan Sawahan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program BKK Inovasi Kalurahan Tahun Anggaran 2025. Program inovasi tersebut diberi nama INTAN PERMATA (Integrasi Pelayanan Kesehatan Dasar dan Pemberdayaan Menuju Masyarakat Sejahtera), yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Inovasi Kalurahan Dana Keistimewaan (Danais).

Program INTAN PERMATA dirancang sebagai bentuk terobosan layanan kesehatan yang menyasar kelompok masyarakat rentan, khususnya lansia dan warga dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Melalui program ini, Pemerintah Kalurahan Sawahan menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Salah satu inovasi utama dalam program ini adalah pelayanan Mobil Siaga, yang difungsikan untuk mengakomodasi antar-jemput pasien rentan dan lansia menuju fasilitas pelayanan kesehatan. Kehadiran Mobil Siaga diharapkan mampu mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas maupun ekonomi.

Selain itu, program INTAN PERMATA juga mencakup layanan homecare, yaitu penjangkauan langsung ke rumah warga rentan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau. Dalam pelaksanaannya, layanan ini dilengkapi dengan fasilitasi peralatan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat, sehingga pelayanan dapat dilakukan secara lebih optimal dan tepat sasaran.

Aspek edukasi juga menjadi perhatian penting dalam program inovasi ini. Pemerintah Kalurahan Sawahan menyelenggarakan kegiatan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) kepada para lansia guna meningkatkan pemahaman mereka terkait pola hidup sehat, pencegahan penyakit, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Di sisi lain, dilakukan pula pendampingan layanan kesehatan di Pustu serta peningkatan kapasitas kader, sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat kalurahan.

Tidak hanya berfokus pada pelayanan langsung, INTAN PERMATA juga mengintegrasikan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan data kesehatan masyarakat. Integrasi data layanan kesehatan berbasis teknologi ini diharapkan mampu mewujudkan satu data kesehatan yang terintegrasi, sehingga para kader dan pemangku kepentingan dapat berbagi peran secara efektif dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Program Inovasi Kalurahan ini mendapatkan fasilitasi anggaran sebesar Rp100.000.000,00 yang digunakan untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan inovasi tersebut. Kamituwa Kalurahan Sawahan sekaligus Ketua Forum Kalurahan Sehat Sawahan, Riskianto, A.Md, mengatakan bahwa dana BKK Inovasi Kalurahan tersebut diperoleh melalui proses seleksi di tingkat provinsi.

“BKK ini kami peroleh melalui berbagai tahapan seleksi di tingkat Provinsi. Program INTAN PERMATA sangat membantu masyarakat, terutama kelompok rentan, sekaligus membangun pemberdayaan masyarakat, khususnya para kader dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan di Kalurahan,” ujar Riskianto.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi informasi dalam program ini menjadi langkah strategis untuk mendukung kinerja para kader serta memperkuat kolaborasi antar-stakeholder di bidang kesehatan. Dengan adanya data yang terintegrasi, perencanaan dan pengambilan kebijakan diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat dan efektif.

Ke depan, Riskianto berharap inovasi INTAN PERMATA dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan. Menurutnya, keberlanjutan program ini akan menjadi salah satu faktor pendorong percepatan pembangunan Kalurahan, khususnya di sektor kesehatan, demi terwujudnya masyarakat Sawahan yang lebih sehat dan sejahtera.

Berita Terkini