Mbah Sarno, mantan pejuang yang beralamat di Padukuhan Susukan 2, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul mendapat kepastian soal status dan rumah hunian miliknya.
Kepastian itu diperoleh setelah Pangdam IV Diponegoro mengunjungi langsung kediaman Mbah Sarno.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam memberikan bantuan sembako serta memastikan bakal merenovasi rumah yang bakal menjadi tempat tinggalnya setelah rumah yang sekarang bakal dirobohkan karena tanahnya bakal dijual keponakannya. Selama ini, rumah tinggal Mbah Sarno berada di tanah milik keponakannya.
Pangdam mengaku merasa berbahagia melihat Mbah Sarno sehat karena selama ini tinggal sendiri. Dirinya banyak mendengar cerita beliau saat berjuang tadi ke Sumatera, Sulawesi, Irian yang sekarang Papua.
Dengan seksama Pangdam mendengarkan cerita Mbah Sarno mulai dari saat berjuang memberantas DI/TII, ke Padang, Kalimantan, Irian Barat hingga penumpasan G 30 S/PKI di Blora.
Hal ini menandaskan jika Mbah Sarno seorang pejuang yang telah mendarmabaktikan terhadap negara dan bangsa ini.
“Tentu ada sesuatu yang memang kita berikan. Tadi, beliau sendiri ternyata mengajukan uang pensiun,”tutur dia.
Pangdam menambahkan, dua hari sebelum tiba ke Gunungkidul pihaknya sudah mengirimkan staf untuk mengurus hal tersebut. Dan ternyata memang ada syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan haknya tersebut.
Dia berharap dengan pertemuan hari ini dan kemarin yang dilakukan oleh staf maka permintaan Mbah Sarno dapat segera diloloskan. Di mana saat ini permohonan tersebut sedang diurus oleh kementerian pertahanan.
“Insyaallah bisa segera dilaksanakan,” tambahnya.
Menurutnya, keinginan Mbah Sarno memang sangat mulia karena tidak ingin menjadi beban tetangga dengan diberikannya hak layaknya veteran lain. Karena Mbah Sarno saat ini menganggap sering merepotkan tetangganya terlebih dia selalu minta-minta untuk sekadar makan atau kebutuhan sehari-hari.
Pangdam mengungkapkan saat ini permohonan tunjangan veteran sedang mereka dan kabar yang diterimanya Mbah Sarno bisa mendapatkannya. Dan dia memastikan model-model seperti Mbah Sarno ternyata ada yang bisa
“Tidak ada masalah. Misalnya suatu saat memang ada persyaratan yang memang belum selesai nanti kita bantu,” ujarnya.
Untuk rumah, Pangdam juga berjanji bakal membantunya. Melalui Kodim 730 Gunungkidul, nantinya TNI bakal merenovasi rumah mbah Sarno setelah pindah di rumah kosong milik keponakannya Mbah Sarno. Karena di rumah yang saat ini Mbah Sarno tinggal, tanahnya bakal dijual.