
Gunungkidul, 4 November 2025 – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, sejak Senin siang menyebabkan tebing di belakang rumah warga Dusun Jatisari, Kalurahan Sawahan, longsor. Material tanah setinggi 12 meter dengan panjang sekitar 6,5 meter menimpa bagian teras rumah milik Suratno (65).
Longsoran tersebut diketahui berasal dari talut di belakang rumah Katino (60), warga setempat. Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.15 WIB, sesaat setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak pukul 14.50 WIB Senin (3/11/2025) Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun tiga kepala keluarga terdampak langsung dan dua rumah lain berpotensi terancam jika hujan deras kembali turun.
Jagabaya Kalurahan Sawahan Bowo Sutrisno, menyebut penanganan awal telah dilakukan untuk mencegah kerusakan lanjutan.Saat ini kebutuhan mendesak di lokasi adalah terpal dan logistik untuk kerja bakti.
Kerja bakti pembersihan material longsor dilaksanakan Selasa pagi (4/11) dengan melibatkan unsur Pemerintah Kalurahan Sawahan, FPRB Kalurahan Sawahan, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Polsek Ponjong.
Sebagai bentuk tanggap darurat, bantuan logistik diserahkan secara simbolis oleh Panewu Ponjong Asih Triwahyuni bersama Jagabaya Kalurahan Sawahan Bowo Sutrisno.
Bantuan yang diberikan meliputi, 2 paket logistik tanggap darurat dan angkong peralatan kerja bakti dari BPBD Kabupaten Gunungkidul, 3 paket logistik tanggap darurat dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunungkidul serta 3 paket logistik tambahan dari Kalurahan Sawahan .
Panewu Ponjong, Asih Triwahyuni mengucapkan terimakasih pada seluruh pihak yang terlibat serta masyarakat yang telah responsif gotong royong dalam penanganan bencana. Masih terjadi potensi hujan lebat, masyarakat sekitar lokasi bencana untuk tetap waspada dan Pemerintah Kalurahan untuk segera mendata potensi bencana di wilayahnya serta melaporkan untuk kita koordinasikan lebih lanjut.
“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama bagi rumah yang berada di bawah tebing,” tambah Bowo Sutrisno.
Peristiwa ini menambah daftar titik rawan longsor di wilayah timur Gunungkidul menjelang puncak musim hujan. Pemerintah daerah mengingatkan masyarakat agar rutin memantau kondisi lereng dan segera melapor jika muncul retakan atau pergeseran tanah di sekitar pemukiman.(Hari)