Konser Sumbu Filosofi Yogyakarta: Jadwal hingga Deretan Guest Star, Sayang Dilewatkan!

Bagikan :
Konser Sumbu Filosofi Yogyakarta: Jadwal hingga Deretan Guest Star, Sayang Dilewatkan!/visitingjogja.jogjaevent.go.id

JOGJA BERKABAR – Konser Sumbu Filosofi Yogyakarta akan digelar Minggu, 12 Oktober 2025 di Park van Militaire Sociëteit, Taman Budaya Yogyakarta. Sebuah kolaborasi musikal yang memadukan sejarah, budaya, dan harmoni khas Jogja dalam satu panggung penuh makna.

Yogyakarta kembali menghadirkan sebuah pertunjukan musik yang berbeda dari biasanya. Bukan konser orkestra, bukan pula drama musikal.

Kali ini, masyarakat akan disuguhi “Konser Sumbu Filosofi”, sebuah perjalanan musikal yang menelusuri makna filosofis dan sejarah dari garis imajiner yang membentang di jantung kota Yogyakarta—dari Tugu Pal Putih hingga Panggung Krapyak.

Konser ini bukan sekadar hiburan. Ia adalah ruang kontemplatif di mana musik menjadi medium untuk menafsirkan Sumbu Filosofi, warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO, sebagai simbol keselarasan antara manusia, alam, dan Tuhan.

Harmoni Musik dan Sejarah dalam Satu Panggung

Diselenggarakan pada Minggu, 12 Oktober 2025, konser ini akan berlangsung di Park van Militaire Sociëteit, area ikonik yang kini menjadi bagian dari Taman Budaya Yogyakarta.

Penonton dapat menikmati pertunjukan secara gratis (free entry), cukup dengan melakukan reservasi kursi melalui situs yesplis.com/event/konser-sumbu-filosofi.

Mengusung konsep perjalanan musikal, konser ini menghadirkan kolaborasi empat musisi lintas genre, yaitu Vocal Groove, Twinslight, Ratu Maheswara, dan Danu Kusuma.

Masing-masing membawa warna musik yang berbeda, namun berpadu menciptakan narasi yang menyatu seperti alur Sumbu Filosofi itu sendiri yang menyimbolkan keseimbangan antara utara, tengah, dan selatan.

Penonton akan diajak menikmati rangkaian komposisi yang menggambarkan filosofi hidup masyarakat Yogyakarta, mulai dari nilai spiritual, keseimbangan sosial, hingga penghormatan terhadap alam semesta. Semua dikemas dengan sentuhan modern tanpa kehilangan akar budaya Jawa yang kental.

Kolaborasi Istimewa dan Dukungan Lintas Lembaga

Konser Sumbu Filosofi merupakan inisiatif dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta, yang turut menggandeng sejumlah seniman muda lokal untuk berkolaborasi.

Acara ini mendapatkan dukungan Dana Keistimewaan Yogyakarta, sekaligus menjadi bentuk nyata dari upaya pelestarian budaya dalam format yang lebih segar dan dekat dengan generasi muda.

Menariknya, proyek ini juga disupervisi oleh Melbourne Symphony Orchestra (MSO), lembaga musik ternama asal Australia.

Kolaborasi ini menunjukkan komitmen untuk menggabungkan kualitas internasional dengan identitas lokal, menciptakan pertunjukan yang tidak hanya artistik tetapi juga berstandar global.

Dengan pendekatan yang eksperimental, konser ini diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat budaya Yogyakarta di tengah perkembangan zaman yang serba cepat. Musik menjadi bahasa universal yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Lebih dari Sekadar Konser: Sebuah Perjalanan Filosofis

Nama “Sumbu Filosofi” bukanlah sekadar tema. Ia merujuk pada konsep tata ruang dan filosofi kehidupan yang tertanam dalam arsitektur kota Yogyakarta.

Garis lurus yang menghubungkan Gunung Merapi di utara, Keraton Yogyakarta di tengah, dan Laut Selatan di selatan, mencerminkan keseimbangan kosmis antara manusia dengan semesta.

Dalam konser ini, nilai-nilai tersebut diterjemahkan ke dalam musik. Nada-nada akan menggambarkan perjalanan spiritual, mulai dari penciptaan, pergulatan batin, hingga pencapaian harmoni. Setiap penampilan menghadirkan makna simbolik — tentang akar, perjalanan, dan kesadaran manusia terhadap eksistensinya di alam.

Bagi penonton, konser ini bukan hanya tontonan, melainkan pengalaman yang mengajak mereka untuk merenungkan ulang makna keseimbangan hidup ala Yogyakarta: “Hamemayu Hayuning Bawana” — memperindah keindahan dunia melalui harmoni dan kebijaksanaan.

Ajak Masyarakat Merasakan Budaya dalam Irama

Dengan akses gratis dan terbuka untuk umum, Konser Sumbu Filosofi diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat luas untuk kembali merasakan keindahan budaya dalam format yang baru dan inspiratif.

Pertunjukan ini juga menjadi ruang temu antara seniman, pecinta musik, dan masyarakat umum untuk sama-sama menafsirkan kembali warisan budaya Yogyakarta lewat nada dan puisi musikal.

Konser Sumbu Filosofi Yogyakarta 2025 bukan sekadar acara musik, melainkan sebuah karya budaya yang menyatukan sejarah, spiritualitas, dan seni dalam satu pertunjukan puitis.

Melalui kolaborasi musisi lokal dan dukungan lembaga budaya, konser ini menghadirkan pengalaman baru yang sarat makna tentang identitas dan harmoni Jogja.

Bagi siapa pun yang mencintai Yogyakarta, inilah momen untuk hadir, mendengarkan, dan merasakan bagaimana setiap nada mampu menuturkan kisah panjang tentang kota yang hidup di antara masa lalu dan masa depan.***

Berita Terkini