Cara Ajukan KUR BNI 2025: Syarat, Tabel Angsuran, hingga Proses Persetujuan Terbaru September

Bagikan :
Ilustrasi Cara Ajukan KUR BNI 2025: Syarat, Tabel Angsuran, hingga Proses Persetujuan Terbaru September/Unsplash

JOGJA BERKABAR – Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI September 2025 hadir dengan beragam pilihan produk pembiayaan bagi UMKM, mulai dari KUR Mikro, Wirausaha, hingga Fleksi. Simak syarat, cara pengajuan online maupun offline, serta realisasi penyalurannya yang sudah mencapai Rp190 triliun.

Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Program pembiayaan ini dirancang pemerintah agar pelaku usaha memiliki akses permodalan dengan bunga yang terjangkau dan proses yang lebih sederhana dibandingkan pinjaman komersial.

Memasuki September 2025, Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai salah satu bank milik pemerintah kembali memperluas penyaluran KUR. Hingga pertengahan bulan, realisasi kredit yang sudah tersalurkan mencapai Rp190 triliun dari total alokasi Rp270 triliun tahun ini.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya permintaan modal usaha dari masyarakat sekaligus besarnya peran BNI dalam mendorong sektor produktif.

Jenis-Jenis KUR BNI 2025

Untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha dengan skala yang berbeda, BNI menawarkan beberapa pilihan produk KUR:

1. KUR Mikro dan Super Mikro

Produk ini ditujukan untuk usaha dengan kebutuhan modal relatif kecil.

  • KUR Mikro menyediakan pinjaman mulai Rp10 juta hingga Rp50 juta dengan tenor cicilan maksimal 36 bulan. Suku bunga yang dikenakan sebesar 9 persen efektif per tahun, belum termasuk subsidi pemerintah.
  • KUR Super Mikro dirancang khusus bagi wirausaha pemula atau pelaku usaha dengan modal terbatas, dengan plafon maksimal Rp10 juta.

2. KUR Wirausaha

Jika usaha Anda membutuhkan dana yang lebih besar, KUR Wirausaha bisa menjadi pilihan. Pinjaman yang disediakan mencapai Rp1 miliar, baik untuk modal kerja maupun investasi.

  • Tenor cicilan hingga 60 bulan untuk modal usaha.
  • Tenor hingga 120 bulan untuk pembiayaan investasi.
  • Suku bunga sebesar 9,95 persen efektif per tahun.

3. KUR Fleksi

Berbeda dengan produk sebelumnya, KUR Fleksi merupakan kredit tanpa agunan.

  • Pinjaman mulai Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi nasabah tanpa payroll di BNI.
  • Hingga Rp100 juta bagi nasabah yang menerima gaji melalui BNI.
  • Tenor cicilan bisa mencapai 60 bulan.

Syarat Pengajuan KUR BNI

Sebelum mengajukan pinjaman, calon debitur perlu memastikan persyaratan berikut sudah terpenuhi:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • Usaha telah berjalan setidaknya 6 bulan.
  • Tidak sedang memiliki pinjaman di bank lain.

Dokumen Administrasi Perorangan

  • Fotokopi KTP elektronik dan Kartu Keluarga.
  • Surat Nikah (bagi pemohon yang berusia di bawah 21 tahun).
  • Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan.
  • Untuk pinjaman di atas Rp50 juta: fotokopi dokumen jaminan dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Dokumen Administrasi Badan Usaha

  • Fotokopi KTP elektronik dan Kartu Keluarga.
  • Fotokopi Surat Izin Usaha atau Surat Keterangan Usaha.
  • Untuk pinjaman di atas Rp50 juta: dokumen jaminan dan NPWP.

Selain itu, BNI mengenakan biaya administrasi maksimal Rp150.000. Jika terjadi keterlambatan pembayaran cicilan, denda sebesar 5 persen per tahun dari saldo tertunggak akan dikenakan.

Cara Mengajukan KUR BNI

BNI menyediakan dua opsi pengajuan, yakni secara daring maupun langsung ke kantor cabang.

Pengajuan Online

  1. Buka situs resmi eform.bni.co.id.
  2. Bacalah syarat dan ketentuan dengan teliti, kemudian centang tanda persetujuan.
  3. Klik “Lanjutkan” dan lengkapi data diri serta informasi usaha.
  4. Tunggu verifikasi dan konfirmasi dari pihak BNI.
  5. Petugas akan melakukan survei ke lokasi usaha dan wawancara.
  6. Proses persetujuan memakan waktu 3–7 hari kerja.

Pengajuan Offline

  1. Datangi kantor cabang BNI terdekat dengan membawa dokumen persyaratan.
  2. Ambil nomor antrean dan ajukan permohonan pada bagian layanan nasabah.
  3. Isi formulir yang diberikan, dan serahkan dokumen jaminan bila diperlukan.
  4. Pihak BNI akan melakukan survei serta wawancara usaha.
  5. Persetujuan pinjaman biasanya keluar dalam waktu 3–7 hari kerja.

Realisasi Penyaluran KUR BNI 2025

Menteri UMKM Maman Suherman mengungkapkan, hingga 14 September 2025 jumlah debitur baru KUR mencapai 1,055 juta, sementara debitur graduasi tercatat 1,08 juta. Total penerima KUR, baik lama maupun baru, sudah mencapai 3,24 juta debitur.

Dari total realisasi Rp190 triliun, sebesar Rp114 triliun atau 60,4 persen disalurkan ke sektor produksi, melebihi target minimal pemerintah yang sebesar 60 persen.

Penyaluran ke sektor produktif dianggap penting karena mampu menciptakan lapangan kerja baru serta mendorong perputaran ekonomi di tingkat masyarakat bawah.

Dengan berbagai kemudahan pengajuan dan pilihan produk yang fleksibel, KUR BNI 2025 dapat menjadi solusi strategis bagi para pelaku UMKM untuk memperluas usaha.

Kehadiran program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus membuka peluang lebih luas bagi wirausaha di seluruh Indonesia.***

Berita Terkini