8 September 2025 Diperingati sebagai Hari Apa? Ini Jawaban dan Faktanya

Bagikan :
Ilustrasi – 8 September 2025 diperingati sebagai hari apa, apakah libur. (Pixabay.com)

jogjaberkabar – Setiap tanggal dalam kalender biasanya menyimpan makna tertentu. Ada hari besar nasional, ada pula peringatan internasional yang diakui secara global.

Sementara itu, kini banyak orang kemudian bertanya-tanya, Senin 8 September 2025 diperingati sebagai hari apa? Apakah hari tersebut juga termasuk libur nasional? Mari simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

8 September 2025 Peringatan Hari Literasi Internasional

Melansir dari berbagai sumber, tanggal 8 September diperingati sebagai Hari Literasi Internasional atau International Literacy Day.

Peringatan ini pertama kali dicetuskan oleh UNESCO pada tahun 1966 dan mulai dirayakan secara resmi sejak tahun 1967.

Tujuannya adalah untuk mengingatkan dunia mengenai pentingnya literasi sebagai kunci pembangunan individu, masyarakat, hingga sebuah bangsa.

Hari Literasi Internasional juga hadir sebagai upaya untuk menyoroti persoalan buta huruf di berbagai belahan dunia.

Dengan adanya peringatan ini, masyarakat global diajak untuk bersama-sama membangun lingkungan yang melek literasi, lebih adil, dan berkelanjutan.

Apakah 8 September 2025 Menjadi Hari Libur?

Meski memiliki makna penting, 8 September 2025 tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional maupun cuti bersama di Indonesia.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama tiga menteri, yaitu SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, diketahui bahwa pada tanggal tersebut tidak ada penetapan libur resmi.

Dengan demikian, pada Senin 8 September 2025 aktivitas masyarakat tetap berlangsung normal. Sekolah, kantor, dan pelayanan publik akan beroperasi sebagaimana hari kerja pada umumnya.

Cara Merayakan Hari Literasi Internasional

Walaupun tidak libur, masyarakat tetap dapat ikut berpartisipasi dalam memperingati Hari Literasi Internasional dengan berbagai cara sederhana namun bermakna. Beberapa contoh kegiatan yang bisa dilakukan antara lain:

  • Mengikuti kampanye literasi di media sosial untuk menyebarkan semangat membaca dan menulis.
  • Mengadakan acara seperti bincang buku, diskusi sastra, atau lomba menulis di sekolah maupun komunitas.
  • Membagikan buku kepada orang-orang yang membutuhkan, misalnya melalui program donasi.
  • Mengunjungi perpustakaan, baik perpustakaan umum maupun komunitas, untuk menghidupkan kembali budaya membaca.
  • Membuat sudut baca di rumah atau lingkungan sekitar agar akses literasi semakin mudah.
  • Belajar bahasa baru sebagai bentuk pengayaan pengetahuan.

Hari Literasi Internasional, Tidak Libur

Jadi kesimpulannya, Senin, 8 September 2025 akan diperingati sebagai Hari Literasi Internasional.  Namun, masyarakat perlu tahu bahwa tanggal tersebut bukanlah hari libur nasional.

Meskipun bukan libur, siapa pun bisa ikut memaknainya dengan cara sederhana, mulai dari membaca buku hingga mengajak orang lain untuk lebih peduli terhadap literasi.

Dengan begitu, semangat Hari Literasi Internasional bisa benar-benar bisa membawa manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari.***

Berita Terkini