Doa Maulid Nabi Muhammad SAW, Bacaan, Niat, dan Tata Caranya

Bagikan :
Ilustrasi apa doa Maulid Nabi yang dibaca? (Freepik.com)

jogjaberkabar – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam di berbagai penjuru dunia. Tidak hanya sebagai perayaan hari lahir Nabi, tetapi juga sebagai ajang untuk memperbanyak doa, shalawat, serta memperkuat rasa cinta kepada Rasulullah SAW.

Banyak yang kemudian mencari tahu bacaan doa Maulid Nabi, niat, hingga tata caranya. Hal ini wajar karena setiap daerah memiliki tradisi berbeda dalam memperingati hari besar Islam tersebut.

Berikut bacaan doa Maulid Nabi lengkap Arab, latin dan artinya yang bisa diamalkan umat Islam. Maulid Nabi 2025 jatuh pada 5 September. Hal ini menjadi kesempatan yang baik bagi umat Islam untuk memanjatkan doa.

Apa Doa Maulid Nabi Muhammad SAW yang Dibaca?

Pertanyaan pertama yang sering muncul adalah: Apa doa khusus yang dibaca saat Maulid Nabi?
Pada dasarnya, tidak ada doa yang ditetapkan secara baku. Doa yang dibacakan bisa berupa shalawat, doa keselamatan, doa keberkahan, maupun doa memohon syafaat kepada Rasulullah SAW.

Dalam banyak majelis Maulid, biasanya doa dibacakan setelah tuntas membaca kitab Maulid seperti Simtudduror, Barzanji, atau Diba’i. Seorang ustaz atau kiai akan memimpin doa yang isinya memohon keberkahan hidup, keselamatan dunia akhirat, dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Berikut contoh bacaan doa yang umum digunakan saat Maulid Nabi:

Arab:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ، وَارْزُقْنَا حُبَّهُ، وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّهُ، وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُنَا إِلَيْكَ وَإِلَيْهِ، وَاجْعَلْنَا مِنْ أُمَّتِهِ، وَاحْشُرْنَا فِي زُمْرَتِهِ، وَاسْقِنَا مِنْ حَوْضِهِ، وَاغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِينَا وَلِجَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ

Latin:

Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallim, warzuqna hubbahu, wa hubba man yuhibbuhu, wa hubba ‘amalin yuqarribuna ilayka wa ilayh, waj‘alna min ummatih, wahshurna fi zumratih, wasqina min haudhih, waghfir lana wa liwalidinaa wa lijami‘il muslimin.

Artinya:

“Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya. Karuniakanlah kepada kami kecintaan kepadanya, kecintaan kepada orang-orang yang mencintainya, dan kecintaan pada amal yang mendekatkan kami kepada-Mu dan kepadanya. Jadikanlah kami termasuk umatnya, kumpulkan kami bersama golongannya, beri kami minum dari telaganya, serta ampunilah kami, kedua orang tua kami, dan seluruh kaum muslimin.”

Apakah Ada Doa Khusus untuk Memperingati Maulid Nabi?

Sebagian umat Islam bertanya apakah ada doa yang khusus diwajibkan saat memperingati Maulid Nabi. Jawabannya, tidak ada doa khusus yang ditetapkan secara syariat.

Namun, ulama menganjurkan agar umat Islam memperbanyak shalawat, doa keselamatan, doa keberkahan, serta doa memohon ampunan. Esensi dari doa Maulid adalah meningkatkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan meneladani akhlak beliau.

Selain doa di atas, umat Islam juga bisa membaca doa umum yang biasa dipanjatkan di berbagai majelis:

Arab:

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ، وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا، رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Latin:

Rabbanaa ighfir lana wa li ikhwanina alladzina sabaquuna bil iimaan, wa laa taj‘al fii quluubinaa ghillan lilladzina aamanu, rabbanaa innaka raa-uufur rahiim.

Artinya:

“Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau biarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hasyr: 10)

Bagaimana Niat atau Tata Cara Berdoa Saat Maulid Nabi?

Selain bacaan doa, banyak juga yang mencari tahu bagaimana tata cara doa saat Maulid Nabi. Secara umum, berikut alurnya:

  • Dimulai dengan membaca shalawat. Biasanya bersama-sama dengan hadirin.
  • Dilanjutkan pembacaan kitab Maulid. Bisa Simtudduror, Barzanji, atau kitab lainnya sesuai tradisi.
  • Dipimpin doa oleh seorang alim atau ustaz. Doanya mencakup permohonan ampunan, keberkahan, syafaat Rasulullah, serta doa untuk kaum muslimin.
  • Ditutup dengan salam dan doa keselamatan.

Tidak ada niat khusus yang wajib diucapkan seperti halnya ibadah fardhu. Yang terpenting adalah keikhlasan hati dalam memohon kepada Allah SWT serta memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sejatinya adalah momen penuh berkah untuk memperkuat keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah. Doa yang dipanjatkan tidak harus seragam, karena inti dari doa adalah permohonan tulus kepada Allah SWT.

Baik doa berupa shalawat, doa keselamatan, maupun doa syafaat, semuanya sah dan bernilai ibadah. Dengan memperingati Maulid Nabi melalui doa dan shalawat, semoga umat Islam semakin dekat dengan Rasulullah SAW dan mendapatkan syafaat beliau di hari akhir kelak.

***

Berita Terkini