
jogjaberkabar – Sekolah kedinasan selalu menjadi incaran banyak lulusan Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan di Indonesia.
Selain karena kualitas pendidikannya, peluang untuk langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus menjadi daya tarik utama.
Namun, di tengah ketatnya persaingan, ternyata masih ada beberapa sekolah kedinasan yang tergolong minim peminat. Ini bisa menjadi peluang emas bagi kamu yang ingin mencoba jalur sekolah kedinasan dengan persaingan yang lebih longgar.
Jika kamu sedang bingung menentukan pilihan, delapan sekolah kedinasan berikut ini bisa jadi pertimbangan. Meskipun jumlah pelamarnya jauh lebih sedikit dibanding sekolah kedinasan populer lainnya, kualitas pendidikannya tetap terjaga dan prospek kerjanya menjanjikan.
Berikut daftar 8 sekolah kedinasan yang minim pendaftar di tahun 2024. Siapa tahu, tahun ini justru menjadi waktu terbaik untuk mendaftar!
1. Politeknik Pelayaran Sorong
Terletak di Papua Barat Daya, Politeknik Pelayaran Sorong atau Poltekpel Sorong menjadi salah satu sekolah kedinasan dengan jumlah pelamar paling sedikit pada tahun 2024, hanya 26 orang.
Kampus ini hanya membuka satu program studi, yaitu Diploma Tiga Permesinan Kapal, yang dikhususkan untuk Orang Asli Papua melalui jalur pola pembibitan dari Kementerian Perhubungan. Program ini dapat diikuti oleh lulusan SMA/MA jurusan IPA atau SMK jurusan teknik.
Dengan jumlah pendaftar yang sangat minim, peluang untuk lolos seleksi di sini sangat besar, terutama bagi putra-putri daerah Papua yang memenuhi syarat.
2. Politeknik Penerbangan Jayapura
Satu lagi sekolah kedinasan di wilayah timur Indonesia yang sepi peminat adalah Politeknik Penerbangan Jayapura. Di tahun 2024, hanya 61 pelamar yang mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi.
Kampus ini menawarkan satu program saja, yaitu D3 Manajemen Bandar Udara. Melalui jalur pembibitan Kementerian Perhubungan khusus Orang Asli Papua, program ini bisa diakses oleh lulusan SMA IPA, SMA IPS, maupun SMK.
Bagi calon mahasiswa dari Papua, ini adalah peluang langka untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dengan peluang lolos yang cukup tinggi.
3. Politeknik Penerbangan Makassar
Poltekbang Makassar membuka satu jurusan saja pada tahun 2024, yakni D3 Teknologi Bandar Udara, dan hanya menarik 88 pelamar.
Program studi ini terbuka untuk lulusan SMA/MA IPA atau SMK dengan latar belakang teknik, seperti teknik mesin, kelistrikan, jaringan komputer, dan lainnya.
Jumlah pelamar yang rendah tentu menjadi kesempatan emas bagi yang ingin kuliah di bidang penerbangan, khususnya di kawasan timur Indonesia.
4. Politeknik Penerbangan Medan
Walaupun hanya mencatatkan 153 pelamar tahun lalu, Poltekbang Medan menyaring peserta dengan sangat ketat. Kampus ini membuka program D3 Teknik Listrik Bandar Udara, namun dari ratusan pelamar, hanya dua orang yang berhasil lolos sebagai taruna.
Kampus ini menjadi opsi menarik bagi lulusan SMA/MA IPA atau SMK Teknik yang siap menghadapi seleksi ketat demi pendidikan dan karier di bidang penerbangan.
5. Politeknik Penerbangan Palembang
Dengan hanya 224 pendaftar di tahun 2024, Poltekbang Palembang tergolong tidak terlalu ramai dibanding sekolah kedinasan lainnya. Kampus ini membuka jurusan D4 Teknologi Rekayasa Bandar Udara.
Program ini dirancang untuk lulusan SMA IPA dan berbagai jurusan teknik di SMK, seperti teknik mesin, pesawat udara, bangunan, hingga telekomunikasi.
Persaingannya cukup rendah jika dibandingkan dengan sekolah kedinasan populer lain, menjadikannya opsi strategis bagi siswa yang ingin meniti karier di dunia penerbangan.
6. Politeknik Penerbangan Surabaya
Di tahun 2024, Poltekbang Surabaya membuka dua program studi: D3 Manajemen Transportasi Udara dan D3 Teknik Bangunan dan Landasan, dan hanya diikuti oleh 226 peserta.
Persyaratan masuk cukup fleksibel untuk lulusan SMA IPA dan SMK jurusan teknik seperti konstruksi bangunan, teknik pesawat udara, telekomunikasi, dan lainnya.
Kampus ini terletak strategis di wilayah Jawa Timur dan menawarkan fasilitas yang mendukung pembelajaran berbasis praktik.
7. Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar
Meski jumlah pendaftarnya mencapai 800 orang, PIP Makassar tetap masuk dalam daftar karena daya tampungnya yang sangat terbatas. Pada tahun 2024, kampus ini hanya menerima 18 taruna untuk D4 Nautika dan 10 taruna untuk D4 Teknika.
Sekolah ini menjadi tempat ideal bagi lulusan yang bercita-cita berkarier di bidang kelautan dan pelayaran. Peminatnya tidak sebanyak sekolah kedinasan lain di sektor darat maupun udara, sehingga peluang untuk lolos tetap tergolong tinggi.
8. Politeknik Transportasi Darat Bali – Peluang Lolos Masih Terbuka
Terakhir, ada Poltrada Bali yang menerima 1.273 pelamar untuk tahun 2024. Meski terlihat cukup banyak, kuota penerimaan hanya 22 kursi saja, yang terdiri dari 15 untuk D3 Manajemen Transportasi Jalan dan 7 untuk D3 Manajemen Logistik.
D3 Manajemen Transportasi Jalan dapat diikuti oleh lulusan SMA/MA IPA atau SMK, sedangkan D3 Manajemen Logistik lebih luas, karena menerima lulusan SMA IPS juga.
Dengan lokasi di Bali yang strategis dan jurusan logistik yang tengah naik daun, sekolah ini cocok untuk siswa yang ingin bersaing di industri transportasi darat.
Kapan Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2025 Dibuka?
Jadwal resmi pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2025 memang belum diumumkan secara detail oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
BKN telah mengumumkan jadwal pendaftaran sekolah kedinasan 2025. Dibuka 3.252 formasi untuk 7 (tujuh) Kementerian/Lembaga penyelenggara sekolah kedinasan. Adapun jadwal pendaftaran sekolah kedinasan 2025 pada 29 Juni-18 Juli 2025
Bagi kamu yang tertarik masuk sekolah kedinasan dengan peluang lolos lebih besar, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai mempersiapkan diri. Pelajari syarat pendaftaran, lengkapi dokumen, dan pastikan kamu memilih kampus dengan strategi cerdas.
Tidak semua sekolah kedinasan penuh sesak oleh pelamar. Delapan kampus di atas menunjukkan bahwa peluang masih terbuka lebar, terutama bagi siswa yang siap berjuang di jalur pendidikan kedinasan.
Jika kamu menginginkan masa depan yang cerah sebagai CPNS dengan jalur pendidikan yang lebih terarah, pertimbangkan sekolah kedinasan yang sepi peminat ini. Siapa tahu, inilah langkah awal menuju karier impianmu!
***