5 Teori Squid Game 3 Terkenal yang Ternyata Benar, Jenis Permainan Termasuk

Bagikan :
Squid Game Season 3 resmi tayang di Netflix pada 27 Juni 2025. (Instagram)

jogjaberkabar – Musim ketiga sekaligus penutup dari serial fenomenal Squid Game akhirnya tayang di Netflix pada 27 Juni 2025.

Kembalinya game mematikan ini pun langsung disambut antusias oleh para pencinta serial tema Survival, terutama mereka yang sudah mengikutinya sejak Season 1.

Tak hanya karena tensi ceritanya yang memacu adrenalin, rupanya ada banyak teori penggemar yang sejak lama beredar di Internet, akhirnya terbukti kebenarannya.

Menariknya, tidak semua prediksi yang menjadi kenyataan tersebut berasal dari petunjuk yang jelas.

Tak sedikit di antaranya justru lahir dari pengamatan tajam dan spekulasi mendalam para penonton setianya.

Lalu, teori mana saja yang terbukti benar di Squid Game Season 3? Berikut lima di antaranya yang paling populer.

1. Permainan Lompat Tali Bareng Boneka Raksasa

Salah satu teori paling banyak dibicarakan sebelum Squid Game 3 tayang adalah soal permainan baru yang diperkenalkan lewat cuplikan akhir musim kedua.

Dalam teaser tersebut, terlihat sosok boneka robot baru bernama Chul-su yang berdiri berdampingan dengan Young-hee, boneka ikonik dari permainan “Red Light, Green Light”.

Para penggemar pun menduga bahwa dua boneka tersebut akan memainkan peran penting dalam permainan terbaru, yakni lompat tali. Prediksi ini ternyata benar.

Dalam trailer musim ketiga, terlihat dengan jelas bahwa para pemain harus melompat secara sinkron di bawah tali raksasa yang diayunkan oleh dua robot.

Kesalahan sekecil apa pun berarti eliminasi secara brutal.

2. Teori Kapten Perahu Ternyata Mata-mata Front Man

Pada musim sebelumnya, karakter Hwang Jun-ho, seorang polisi yang menyusup ke dalam permainan, mengalami kesulitan besar saat mencoba masuk ke pulau tempat permainan berlangsung.

Dari sinilah muncul dugaan bahwa Kapten Park, nelayan yang membawa orang ke pulau tersebut, memiliki peran ganda.

Kecurigaan tersebut akhirnya terbukti di musim ketiga. Kapten Park ternyata bekerja di bawah perintah Front Man.

Ia terlibat dalam pembantaian terhadap seluruh awak kapal pencari, dan hanya Jun-ho yang berhasil lolos hidup-hidup. Plot twist ini memperkuat atmosfer penuh pengkhianatan dalam serial ini.

3. Ujian Moral Gi-hun oleh Front Man

Teori lain yang sempat beredar luas menyebut bahwa Front Man, atau Hwang In-ho yan gmerupakan kakak dari Jun-ho dan mantan pemenang permainan, bakal menguji karakter Seong Gi-hun di Season 3.

Prediksi ini terbukti akurat. Dalam alur cerita Squid Game 3, melalui kilas balik, diketahui bahwa In-ho pernah diberi pilihan untuk membunuh lawan-lawannya yang sedang tidur sebelum permainan terakhir, dan ia melakukannya.

Ia kemudian menantang Gi-hun untuk melakukan hal yang sama, dengan iming-iming keuntungan besar serta ancaman terhadap dirinya dan seorang bayi.

Namun, Gi-hun memilih untuk tidak mengikuti jejak In-ho. Ia menolak untuk membunuh siapa pun sebelum permainan berakhir dan memilih menyelesaikan kompetisi secara adil.

4. Jarum Tersembunyi di Jepit Rambut Jang Geum-ja

Karakter Jang Geum-ja dikenal sebagai sosok yang keras dan penuh kejutan.

Beberapa penggemar sempat menduga bahwa ia menyimpan senjata rahasia di dalam jepit rambutnya yang tampak biasa saja.

Dugaan tersebut akhirnya terkonfirmasi ketika ia menarik sebuah bilah tajam dari jepit tersebut.

Ia menggunakan jarum tersembunyi itu untuk memotong tali yang membelit bayi Kim Jun-hee (pemain nomor 222).

Aksi mendadak ini membuktikan bahwa setiap detail di Squid Game memang tidak boleh diabaikan begitu saja.

5. Penjaga 011 Diam-Diam Menyelamatkan Pemain yang Dikenalnya

Kisah emosional datang dari penjaga bernomor 011, yakni Kang No-uel, yang sempat punya hubungan masa lalu dengan salah satu peserta permainan, Park Gyeong-seok (pemain nomor 246).

Di Season 2, diketahui bahwa No-uel pernah bertemu dengan putri Gyeong-seok yang menderita kanker darah dan menyadari bahwa pria itu masuk permainan demi menyelamatkan anaknya.

Banyak fans yang kemudian menduga bahwa ia diam-diam menyelamatkan Gyeong-seok.

Di musim ketiga, dugaan tersebut menjadi kenyataan. No-uel berhasil menyembunyikan Gyeong-seok di ruang operasi, membunuh semua orang kecuali dokter, dan memaksa sang dokter untuk menyelamatkannya.

Bahkan, ia rela mendonorkan darahnya sendiri. Setelah operasi berhasil, No-uel membunuh dokter tersebut dan membantu Gyeong-seok kabur dengan menyamar sebagai penjaga.

Nah, itu tadi beberapa teori Squid Game 3 yang ternyata benar ada di Season terakhirnya.***

Berita Terkini